Altha
  • WpView
    Reads 45
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 21, 2020
"Satu kata buat Alfin?" tanya Caca dengan raut mengejeknya. "Dia itu Nyebelin, Galak, Sok Kul, Pinter tapi masih pinteran gue, Rajin Ibadah, pokoknya dia itu manusia teraneh yang pernah gue temui. " "Itu banyak kata namanya bego!" cibir Caca. "Awas aja ye kalo lo tiba tiba bilang suka sama dia, gue akan jadi orang yang tertawa paling keras, " kata Hanasya. *** Kadang Ngeselin, Kadang Galak, Kadang Perhatian, Tapi kadang juga ngangenin. Sebenarnya Alfian itu manusia jenis apa sih?. ❗Don't copy my writing❗ Cover by Pinterest.
All Rights Reserved
#247
remajasma
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • DAKSA [END]
  • kakel mesum (on going)✔  |  Putri👑
  • Bumi
  • SAGA [On Going]
  • Rannia√
  • Sahabatku ternyata Jodohku
  • Sunyi VS Berisik (Sequel Off MGR) | SELESAI REVISI
  • Guilty Pleasure [✔️]
  • ALYA (END)

"Semua keinginan gue, gak pernah jadi kenyataan. Itu cara kehidupan menghukum gue." *** Aga, atau lebih lengkapnya Airlangga Putra Senja. Pangeran bermata kelabu paling sempurna abad ini dengan tatapan menghangatkan namun sorot mata yang terlihat begitu lelah. Ia memiliki segala yang diinginkan oleh teman-temannya. Ketampanan.Kecerdasan. Kekayaan. Bahkan kebaikan hatinya. Kecuali satu, fakta bahwa ia tak lagi memiliki minat apapun di dunia ini bahkan terhadap hidupnya sendiri. He almost perfect... Namun Caca membencinya. Tapi tunggu, sampai Aga tiba-tiba saja selalu muncul di dekatnya. Apa yang harus ia lakukan? Dan bagaimana jadinya ketika bom waktu yang terpendam dalam mata kelabu itu akhirnya meledak? Ini adalah kisah bagaimana kata-kata yang tak kau anggap berarti, terkadang mampu mendorong seseorang hingga ke tebing keputusasaan. ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ "BENCI BANGET!" "Gue benci sama dia. TITIK. Jangan tanya alasannya kenapa kalo gak mau tuh luka gue bikin panjang sampe ke dagu, ngerti?!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines