Nostalgia (Sanemi x Reader)

Nostalgia (Sanemi x Reader)

  • WpView
    Reads 78,570
  • WpVote
    Votes 7,078
  • WpPart
    Parts 32
WpMetadataReadComplete Sat, Dec 3, 2022
Nostalgia. Perasaan hangat saat mengingat atau mengenang kembali masalalu. Terasa indah namun menyakitkan. Bagai belenggu yang mencegah seseorang untuk maju menghadapi takdir yang membentang. Bagi Sanemi, perasaan itu terlampau indah nan berharga. Juga membelenggunya pada masalalu, membuatnya tidak bisa melangkah maju. Namun tak apa. Karena, baginya hanya 'orang itu' yang berharga dan pantas ada di hatinya. Tanpa ia duga, ia dapat bertemu kembali dengan 'orang itu' saat rapat hashira. Tentu saja ia takkan menyia-nyiakan kesempatan kedua ini 'kan? Warn: bad words, update tidak menentu, cerita picisan :'>
All Rights Reserved
#3
hashira
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [End]Intertwined Destiny || Shinazugawa Sanemi || Kimetsu No Yaiba
  • The Cold and Soft Heart (Sanemi Shinazugawa x Ice Hashira)
  • Best Part - Tokito Muichiro [END]
  • Kimetsu No Yaiba : In Another World
  • Yami No Hashira¡! -[Kimetsu No Yaiba]-
  • 【𝐄𝐍𝐃】 𝐓𝐬𝐮𝐤𝐢 𝐧𝐨 𝐇𝐚𝐬𝐡𝐢𝐫𝐚 [𝐊𝐧𝐘 𝐱 𝐑𝐞𝐚𝐝𝐞𝐫𝐬]
  • Sanemi giyuu are terrible
  • Demon Girl || Sanemi Shinazugawa
  • My Soul Mate is You
  • [✔]My Wave || Uzui Tengen

❝𝒜𝓅𝒶 𝓀𝒶𝓊 𝒶𝓀𝒶𝓃 𝓂𝑒𝓂𝒷𝓊𝓃𝓊𝒽𝓀𝓊, 𝒮𝒶𝓃𝑒𝓂𝒾?❞ Keadaan sedang sangat memanas. Kehadiran sosok keturunan iblis dengan darah terkutuk di tengah Korps memantik api perpecahan diantara anggotanya. Sebagian yakin dialah jawaban dari pemusnahan massal para iblis di dunia. Lainnya yakin dialah sumber kehancuran umat manusia. "Hanya jika kau tidak memberiku pilihan lain." Ketika matanya menatap tubuh berlumuran darah Hikari, Sanemi tahu ada yang salah. Terlebih kobaran dendam di manik galaksi bersinar terang. Begitu kebencian itu mulai diarahkan pada dunia yang ia bersumpah untuk menjaga, Sanemi sadar dia mungkin harus membunuh pasangannya. Hikari disisi lain, juga menyadari hal itu. "Bagus." Hikari mundur. Mengebor tatapannya di langit ungu pucat berlapis badai tebal. "Karena aku tahu aku sendiri tidak akan ragu menyingkirkanmu jika kau menghalangi jalanku." Sanemi adalah manusia yang telah sampai di puncak kekuatannya, Hikari adalah penyeimbangnya. Dua manusia istimewa saling berjalan bersisian, berusaha mengurai rahasia jalinan takdir rumit yang mengikat keduanya. Satu untuk bebas, yang lain untuk lebih menjerat.

More details
WpActionLinkContent Guidelines