Beutiful Girls

Beutiful Girls

  • WpView
    Reads 2,744
  • WpVote
    Votes 108
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 14, 2021
gue Aurelleta Brayon bisa dipanggil Aurel gue sekolah di SMA bangsa di kota gue yaitu Jakarta, gue sekarang kelas 12 ips 2. Gue punya sahabat kita kemana-mana selalu berlima diSMA kita dijuluki Beutiful Girls karna kita memiliki body yang lumayan bagus dan wajah yang manis dan cantik. Kita juga punya musuh bebuyutan di kelas 12 ipa 2, gue sih gak percaya kenapa mereka bisa dijurusan ipa. kalo mereka dijuluki Give Boys di SMA. Mereka berlima kata anak SMA ganteng, tapi kata gue ngak malah ganteng an kakek moyang gue walaupun udah keriput, mereka itu ngeselin banget. Sumpah dah rasa gue pengen botakin deh. dari situlah cerita gue dimulai. baca ya guys jan lupa
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝑨𝒌𝒖 𝑲𝒂𝒎𝒖 𝑫𝒂𝒏 𝑻𝒂𝒌𝒅𝒊𝒓
  • kenapa harus kapten basket yang jadi suamiku
  • AGATHA [TERBIT]
  • Unforgettable Love
  • Triangle Love (On Going)
  • PESAN UNTUK RAYAN
  • Gendut!! Gue cinta sama lo

[FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA CERITA] Seorang gadis berumur 15 tahun bersekolah di SMP negeri 36 magelang. Dia 𝙄𝙡𝙮𝙖𝙣𝙖 𝙎𝙖𝙫𝙖 𝙃𝙖𝙧𝙪𝙢𝙞. Seorang gadis barbar, periang, pemberani dan supel. Yang sehari-hari dipanggil 𝙎𝙖𝙫𝙖. Ia Berubah seketika di saat ia berumur 16 tahun dan memasuki SMA kelas XI.sesuatu yang tak pernah terbayangkan terjadi menimpanya. Ia memilih berubah dibawah bimbingan sahabatnya. 𝘼𝙧𝙯𝙖𝙣𝙠𝙖 𝙆𝙝𝙖𝙡𝙞𝙙 𝘼𝙡𝙁𝙖𝙩𝙞𝙝. Cowok cool, pendiam dan introvert, yang seumuran dan seangkatan dengan Sava. Arzanka adalah sosok dingin tak tersentuh. Tapi ia berubah Saat menemukan sosok perempuan yang tak sengaja menaruh rasa cinta kepadanya. "Saya tidak nyaman dengan sifat kamu" ucap Arzanka "Tetapi,saya juga ngak bisa merubah sifat kamu" lanjut arzanka. Dengan suara yang lirih dan pelan tetapi masih bisa didengar oleh Sava. "Maaf, saya tidak bisa seperti dulu lagi, saya ingin istiqomah."ucap Sava. Yang sedari tadi menundukkan pandangannya. "Selamat Berkelana tuan. Sampai jumpa di kebetulan terbaik menurut Takdir-Nya"lanjut Sava yang sudah menaikan pandangannya menghadap Arzanka. "Saya izin pamit, Assalamu'alaikum Warahmatullahi wabarakatuh "setelah mengucapkan salam tanpa menunggu jawaban dari Arzanka ia langsung melesat pergi dari sana. " Wa'alaikumussalam Warahmatullahi Wabarakatuh "lirih Arzanka Bagaimanakah kelanjutan dari kisah mereka berdua? Cover by pinterest CERITA INI BUKAN PLAGIAT. CERITA INI MURNI HASIL PEMIKIRAN AUTHOR. JIKA ADA KESAMAAN MOHON MAAF, MUNGKIN ITU KETIDAKSENGAJAAN.🙏

More details
WpActionLinkContent Guidelines