Beutiful Girls

Beutiful Girls

  • WpView
    Reads 2,744
  • WpVote
    Votes 108
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 14, 2021
gue Aurelleta Brayon bisa dipanggil Aurel gue sekolah di SMA bangsa di kota gue yaitu Jakarta, gue sekarang kelas 12 ips 2. Gue punya sahabat kita kemana-mana selalu berlima diSMA kita dijuluki Beutiful Girls karna kita memiliki body yang lumayan bagus dan wajah yang manis dan cantik. Kita juga punya musuh bebuyutan di kelas 12 ipa 2, gue sih gak percaya kenapa mereka bisa dijurusan ipa. kalo mereka dijuluki Give Boys di SMA. Mereka berlima kata anak SMA ganteng, tapi kata gue ngak malah ganteng an kakek moyang gue walaupun udah keriput, mereka itu ngeselin banget. Sumpah dah rasa gue pengen botakin deh. dari situlah cerita gue dimulai. baca ya guys jan lupa
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PESAN UNTUK RAYAN
  • AGATHA [TERBIT]
  • It's World. (ON GOING)
  • Triangle Love (On Going)
  • Si Paling Kakak Senior!
  • Leona[Hiatus]
  • kenapa harus kapten basket yang jadi suamiku
  • Si Paling Senior

[FOLLOW SEBELUM BACA] Ini kisah perjalanan seorang gadis SMA yang berusaha melupakan luka hatinya di masa lalu, Ara. Lengkapnya Lunara Thalia Al-Hanan. Seorang remaja yang memiliki paras cantik, berpostur badan tinggi dengan sedikit gaya tomboinya yang terkadang membuatnya begitu judes dengan laki-laki. Hingga akhirnya, Ara bertemu dengan Rayan. Cowok berwajah tampan dengan bulu mata lentiknya yang nyaris membuat semua cewek merasa terhipnotis olehnya. Bertolak belakang dengan ketampanannya, Rayan memiliki hati yang sangat dingin serta keras kepala seakan otaknya telah berubah menjadi batu. "Gue tanya sama lo! emang gue salah suka sama lo? apa selama ini gue bikin hidup lo berantakan karena gue?" tanya Ara terlihat menahan air matanya. "Lo sadar ga? kalo kelakuan lo di hadapan gue selama ini, itu MURAHAN! Bahkan lebih murah daripada harga diri seorang PELACUR!" Teriak Rayan sambil menunjuk Ara dengan jari telunjuknya. Air mata gadis yang tengah direndahkan itu seketika membuncah, membanjiri kedua pipinya. Semua siswa yang hadir di sana tercengang menyaksikan hinaan Rayan yang seakan tidak ada hati dalam dadanya. ⚠️NO PLAGIAT! MENCURI KARYA ORANG LAIN SAMA SAJA MELAKUKAN PERBUATAN KRIMINAL❗❗❗⚠️ [YUK KREATIF DENGAN KARYA SENDIRI]

More details
WpActionLinkContent Guidelines