The 3 Trace

The 3 Trace

  • WpView
    Reads 440
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 10, 2022
Semuanya berawal dari mimpi indah lima teman yang akhirnya membawa mereka keluar dari jerat miskinnya jalanan menuju gemerlapnya dunia suka-suka yang mereka dambakan. Sebelum kemewahan memanjakan kekampungan, dan setelah kemewahan membawa kematian. Kalimat yang selalu mereka ingat darinya adalah ; Ikuti permainannya atau menjadi tubuh kaku tidak bernyawa seperti mereka. © Zusoren
All Rights Reserved
#503
jeffrey
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RUMAH KOSONG || NCT DREAM X LUCAS
  • Kompleks Tumbuh²an (NCT Parody) ✔️
  • Utsukushī kuroi chō
  • Di Antara Kita
  • Rahasia Asrama Tua (End)
  • Guardian [✓]
  • ғᴏʀᴇʟsᴋᴇᴛ || ᴍᴀʀᴋ ʟᴇᴇ
  • Cam Dormitory | Nct.Txt ✔
  • Jisung harem🐹 Wayv Ver (END)
  • Vendetta [HIAT]

Di pinggiran kota, ada sebuah rumah tua yang berdiri sunyi di tengah rerimbunan pohon. Rumah itu terlihat seperti bangunan biasa berdebu, dengan jendela yang retak dan pintu kayu yang hampir lepas dari engselnya. Tapi, bagi penduduk sekitar, rumah itu adalah kutukan. Setiap orang yang pernah melewati jalan di depannya saat malam hari, terutama para pengendara, sering mengalami kecelakaan tragis. Beberapa saksi mengaku melihat bayangan hitam melintas tiba-tiba di tengah jalan, menyebabkan para pengendara kehilangan kendali. Ada pula yang mendengar suara-suara aneh, seperti seseorang memanggil dari dalam rumah, membuat mereka menoleh sesaat sebelum segalanya menjadi gelap. Dalam catatan kepolisian, rumah itu telah memakan lebih dari lima nyawa dalam dua tahun terakhir. Anehnya, setiap kecelakaan yang terjadi di sana selalu memiliki pola yang sama korban tewas di tempat, kendaraan mereka ringsek di depan rumah, tetapi tidak ada tanda tabrakan yang jelas. Dan sampai sekarang, rumah itu masih berdiri, menunggu korban berikutnya yang akan lewat di jalannya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines