PLAYER | | WARNING 18+🚫

PLAYER | | WARNING 18+🚫

  • WpView
    Reads 1,929,904
  • WpVote
    Votes 17,297
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 23, 2020
"Aku tidak suka jika kau menjadi player lagi!" "Begitu ya? Hem, sepertinya kau memintaku untuk bercinta denganmu ya, kak?" PLAK "AARON! KAU HARUS BERTANGGUNG JAWAB KARENA KAU SUDAH MERUSAK LANA!" °2 Januari 2020° Sequel of Perfect Murder Aaron Adaron Story's 15 #Fantasi 18 Januari 2020
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Thriving On Chaos
  • Alter ✔
  • REVANARA
  • Kesalahan Terindah (TAMAT)
  • One Night Stand ✓ [ END ] BOOK 1
  • True Love??!
  • Friend Zone ! [END]
  • AYARA [END]
  • Garis Luka
  • Interesting Girl [END]

Follow Dulu Sebelum Baca!!! Judul Awal: Perfect Woman ⚠️ WARNING ⚠️ CERITA INI MENGANDUNG UNSUR DEWASA, BAHASA KASAR, DAN KEKERASAN. BIJAKLAH DALAM MEMILIH BACAAN!!! 18+ ••••• Domanic Technology, perusahaan yang sedang Hilarion rintis sejak lima tahun lalu berada dalam keterpurukan dan kemerosotan saham yang begitu drastis. Para penyumbang modal yang dulu mempercayakan uangnya pada Domanic Technology lambat-laun mulai mereka tarik hingga membuat sang pemilik mata abu-abu terang itu dilanda kecemasan. Untuk menyelamatkan usahanya yang sudah Hilarion bangun, pria itu memiliki cara untuk menjalin kerja sama dengan perusahaan besar bernama Vanguard Industries. Perusahaan senjata kemiliteran terbesar di Britania Raya. Namun, bagaimana jadinya jika kerja sama yang Hilarion ajukan rupanya ditolak mentah? Bukannya mendapatkan respon positif, Hilarion Thompson justru mendapatkan penghinaan yang menggores harga dirinya serta nama baiknya tercoreng habis-habisan. Dengan semua masalah yang terjadi dalam dirinya, ada satu hal yang Hilarion tekankan setelah penghinaan. Itu adalah, ia bersumpah untuk menghancurkan Loretta La Verde Harrison sampai pada titik dimana wanita itu bertekuk lutut dan meminta ampun padanya. ••••• Copyright ©2024 by diaryzia

More details
WpActionLinkContent Guidelines