Story cover for Oke Fine!!! by eka_sputri
Oke Fine!!!
  • WpView
    LECTURAS 268
  • WpVote
    Votos 82
  • WpPart
    Partes 5
  • WpView
    LECTURAS 268
  • WpVote
    Votos 82
  • WpPart
    Partes 5
Continúa, Has publicado ene 02, 2020
"Bersihin kamar lo ni" tunjuknya pada kamar yang jauh dari kata rapi itu.

"Hey Bangke kamar gue kamar lo juga kali, jadi lo juga mesti bantuin" sungut chika.

"Emang lo siapa gue" tantangnya

"Ya lo suami gue lah kampret" sungut chika sambil melemparkan bantal kearah nya

"Ya allah gini banget nasib gue dapet isteri bar bar"

"Apa lo bilang" sambil mengambil ancang ancang untuk melempar sendal yang dia pakai"

.....
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Oke Fine!!! a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#571musuh
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Aksara Lingga de Larisakuma08
59 partes Concluida
"masa iya anak SMA ngacak - ngacak pikiran gue?" ..... "Tolong saya sekali lagi dong pak, penguntit gila itu masih ngikutin saya. Please pak" tangannya mengatup dengan memohon agar pria itu membantunya lagi. "Oke! Sini ikut saya" Pria dewasa itu menyambar baju panjang dan lengan Lingga. memepetkannya di tembok dekat ruang ganti. "Kamu diam ikuti saya" katanya dengan tegas. .... Hani menengokkan kepalanya setelah melihat pria didepannya bersemangat melempar bola basket kedalam ring di timezone. kini ia mendapati kawannya, Lingga ternganga pada pria yang akhir - akhir ini mengisi kekosongan hidupnya. serta gadis yang berada pada ujung kanan lingga -Shenna juga terpana atas ketampanan pria brewok itu. "Gila ganteng banget anjir" Lingga masih tak mengedipkan mata dan terus memandangi. "iya woeeyy!" Hani mengiyakan. "sadar guys, umurnya 30" sedangkan Shenna yang tak dipungkiri juga merasakan hal yang sama. hanya saja dirinya sajalah yang realistis dan tetap pada batas wajar. .... "Pak Aksara Pernah dugem?" mata lingga menatap Aksara menyelidik. mencoba mencari jawaban pada manik mata miliknya. .... "Apa ayah tidak kesepian?" mobil golf melaju sedang. membawa dua penumpang, Ayah dan anak yang sudah lelah bermain golf tersebut. "rumah sebesar itu, setiap hari isinya hanya pelayan?" Lingga mengamati wajah ayahnya yang mulai keriput. entah sejak kapan garis itu muncul. mata milik ayahnya mirip sekali dengan miliknya. tidak belo dan tidak cipit. sedang. "Kenapa kamu tanya gitu?" "Ayah tampak menyedihkan" kalimat yang Lingga buat, selalu berhasil membuat ayahnya tertegun. untuk menyalahkan tak sanggup, dan membenarkan pun akan lebih menyakitkan.
Padam Nelangsa de friday-ukht
60 partes Continúa Contenido adulto
[CERITA DIPRIVATE, FOLLOW DULU SEBELUM BISA BACA LENGKAP!] Bilwa, Gumaira Bilwani, Anak sekolah sekaligus anak seorang pelacur yang harus berjuang mencari pertolongan dari kakak satu-satunya yang berhasil melarikan diri agar terhindar dari bisnis prostitusi orangtuanya. Ia tidak ingin kehormatannya direnggut dan masa depannya hancur akibat ketamakan orangtua yang tega menghalalkan segala cara demi gemerlap dunia. Namun, bagaimana bila pertolongan bukan datang dari sang Kakak melainkan dari guru mengajinya yang menjodohkan Bilwa dengan sang putra, Sagara Senoditama, demi menyelamatkan marwah gadis itu? UPDATE SETIAP KAMIS ✨✨✨✨ "Kalian benar-benar orangtua biadab!" Ucapan dari belakang membuat ketiganya terkejut. "Saya tebus balik, Bilwani!" Ucapnya lagi dengan lantang. "Umi...?" "Dengan syarat, Setelah itu, Bapak bersedia menikahkan Bilwani dengan putra saya." ✨✨✨✨✨ "Saya nerima pernikahan ini bukan karena apa-apa selain Umi," Tambah Saga saat mereka melangkah kembali ke meja Umi Jana. Lalu mengapa Umi Jana mengatakan yang sebaliknya tentang pria itu? "Dan pilihanmu keliru buat jadiin Umi umpan kelicikanmu itu," Tambahnya tanpa melihat ke arah Bilwa. "Mungkin Umi bakal nerima, tapi saya enggak, nggak akan pernah." "Jadi... tugasmu cuma mikir sekali lagi," Ucap Saga menggantungkan kalimatnya. "Apa tetep mau lanjutin perjodohan ini kalau saya tawarkan kamu kehidupan rumah tangga rasa neraka?" •••••••••• 🥇🥇🥇 #1 Teenlit (3 Oct 2025)
Aku Padamu Ya Ukhti (Selesai) de NurHanifah064
80 partes Concluida
"Memalukan." ujar Azzam sinis, tatapannya datar. Asya tersentak, senyumnya memudar, ada apalagi dengan suaminya. Kenapa sikapnya selalu berubah. Apa katanya tadi 'memalukan' apa maksudnya. "Ma-maksud mas apa?" tanya Asya bingung. "Jangan pura-pura tidak tahu." sinis Azzam. Asya mengerutkan keningnya. "Asya gak ngerti, maksudnya apa. Asya buat salah lagi?" jawabnya lirih. "Kenapa kamu itu gak bisa sadar diri." ujar Azzam dengan nada dingin. Asya menunduk dalam, "Kalo mas gak bilang Asya juga gak tahu." jawab Asya, suaranya mulai bergetar. Azzam mengusap wajahnya kasar, segera ia beristigfar. Takut syetan menguasai dirinya ketika marah. Dan melakukan hal-hal yang tidak diinginkan. "Tadi kamu pulang sama siapa?" tanya Azzam, matanya menyorot tajam. Asya yang melihat itu pun mulai takut. Ia lupa memberi tahu Azzam tentang itu, dan ... darimana Azzam tahu hal ini. Astagfirullah kenapa ia selalu saja ceroboh. "Gak bisa jawab, kan." sindir Azzam. Ia berjalan ke dalam kamar dan menutup pintu dengan keras. Asya segera tersadar dan menyusul langkah Azzam. "Mas Asya bisa jelasin." pekik Asya dari luar kamar, ia menggedor-gedor pintu namun tak digubris oleh Azzam. "Mas Azzam salah paham, Asya bisa jelasin. Itu semua gak kayak yang mas pikirin." ucap Asya dari luar. Hening. "Mas," panggil Asya mulai pasrah. Sepertinya Azzam benar-benar marah, ini semua karena kecerobohannya sendiri. Menyalahkan Fahmi juga bukan pembenaran, karena ia membantunya untuk menjalankan amanah. Cover by Nurhanifah
Bersaing atau Bersama? Pilih Satu! de AwanStroberii
30 partes Continúa
[🩰 CERITA INI MASIH ON GOING 🏀] CERITA INI MURNI HASIL KARANGAN SAYA SENDIRI 💯 𝚂𝚎𝚑𝚒𝚛𝚊 𝙺𝚊𝚢𝚕𝚒𝚗𝚎 𝙴𝚕𝚕𝚊𝚛𝚊. "Juara satu Sehira! Kamu kapan dapatkan itu!?" Sang ayah membanting raport di meja dengan keras. "Kamu kapan mau membanggakan kami Sehira!?" Sang ibu juga memarahinya. Sang gadis menunduk dengan cemas. Tangan nya meremas rok abu-abunya. "Maaf, Shey belum bisa membanggakan Papa dan Mama." ★★★ 𝚆𝚊𝚍𝚊𝚗 𝙼𝚊𝚐𝚊𝚝𝚑𝚊. "Anak Papa juara satu terus. Sekali-kali juara terakhir dong Nak," ujar ayahnya sembari terkekeh. Ibu cowok itu mengelus rambut anaknya. "Papa ih, anaknya juara satu terus kok malah gak senang," balas sang ibu tertawa pelan. "Tau nih Papa. Besok-besok aku juara tujuh kayak waktu itu. Nanti nangis," ejek Wadan menahan tawa. ★★★ Mereka merupakan remaja kelas menengah atas. Perempuan dengan segala obsesi orang tuanya. Lelaki dengan keharmonisan keluarga nya. Lantas, apa konflik yang akan di hadapi oleh mereka ke depannya? Bagaimana dengan kelanjutan kisah antara 𝚂𝚎𝚑𝚒𝚛𝚊 𝙺𝚊𝚢𝚕𝚒𝚗𝚎 𝙴𝚕𝚕𝚊𝚛𝚊 & 𝚆𝚊𝚍𝚊𝚗 𝙼𝚊𝚐𝚊𝚝𝚑𝚊 dalam cerita ini. Apakah mereka akan bersaing untuk mendapatkan juara satu di kelasnya. Atau justru buih-buih cinta akan tumbuh di antara mereka berdua. Ikuti kisah 𝚂𝚎𝚑𝚒𝚛𝚊 & 𝚆𝚊𝚍𝚊𝚗 dengan membaca 'BERSAING ATAU BERSAMA? PILIH SATU!' sampai cerita ini selesai. START ➡️ 11 MARET 2025. FINISH ➡️ ❌ PLAGIARISME JAUH-JAUH. 🚫 DILARANG KERAS PLAGIAT, COPAS, DAN JIPLAK SEKALIPUN CERITA SAYA. Copyright by awanstroberii. Cover by Pinterest, Canva & Me.
Kawin Kontrak? [COMPLETED] de bilqiss_
23 partes Concluida
[COMPLETED] "Jadi lelaki itu yang akan dijodohkan ibu denganku? Tega sekali, Ibu," gerutuku. Aku semakin membulatkan tekadku untuk menolak ini. Tanpa kusadari, ibu melihat ke arah jendela kamarku dan melihatku kesal. Beberapa saat kemudian, terdengar suara pintu kamar diketuk. "Baby, buka pintu!" Pintanya tegas. Aku pun membukakan pintu. Lalu menelungkupkan badanku di atas kasur. Ibuku menarik kursi belajarku mendekat ke arahku dan memandangiku, lalu berkata pelan padaku. "Kau tahu sendiri kan kebiasaan di sini? Kau juga tahu asal usulmu? Kau paham betul, bagaimana ibumu ini bertahan? Semua karena ibumu ini sepakat dengan norma di sini. Mana mungkin kita bisa hidup cukup seperti ini kalau tidak mengikuti itu semua. Baby, kau tahu itu semua. Harusnya kaupun seperti ibumu ini, ikut arus itu." Melihatku tidak memandangnya, ibu terus mengatakan hal-hal yang sebenarnya kami berdua sama sama tahu. "Ibu menikah dengan bapakmu ketika seusiamu. Dengan itu, ibu bisa memiliki rumah ini dan seperangkat alat jahit. Ibu mampu membesarkanmu, menyekolahkanmu, memenuhi segala keinginanmu, dan tidak pernah menyusahkan orang lain. Kau memang tidak pernah bertemu bapakmu, tapi ibumu ini sudah bercerita tentangnya." "Kita hidup tanpa kekurangan. Bahkan bisa membantu sesama. Kita pun hidup bahagia. Mereka yang juga melakukan ini pun juga sama." "Menikah bukan sesuatu yang salah, Baby." Ibuku mengakhirinya dengan kalimat itu, lalu berdiri hendak keluar kamarku. "Tapi menjanda di usia muda bukan keinginanku, Bu." Balasku sebelum ibu keluar kamar. Ibuku berhenti sejenak, kemudian keluar dari kamarku. Happy reading~ Jangan lupa untuk: √ Vote √ Coment √ Kritik dan Saran Hargai author dengan vote, terimakasi💞
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
ANDIN cover
Aksara Lingga cover
Padam Nelangsa cover
Crazy Marriage cover
Aku Padamu Ya Ukhti (Selesai) cover
AKU DAN KAMU CINTA ♡ cover
Bersaing atau Bersama? Pilih Satu! cover
Kawin Kontrak? [COMPLETED] cover
ArKa (End) cover
mama tiri [end] cover

ANDIN

11 partes Concluida

"Dev,,!!!!!!! Hah kamu lebih milih dia ?devano!!!!!!!!!!!!"teriak perempuan cantik sambil memegangi lengan devano "kita tak lebih dari seorang sahabat"jawab devano "Oh ya ,orang tua kita jodhohin kita berdua"ancam gadis itu "Hah jodoh?aku gak pernah setuju sama perjodohan kita ,aku berhak nentuin hidup aku,sekarang kamu pergi...."sahut devano Hah apa apaan ini aku maunya sama devano secara dia kayaraya "" batin gadis itu "Oh oke kamu lebih milih dia dari aku ,aku akan rusak hubungan kalian dan khususnya loo heh gadis miskin gw akan hancurin hidup Lo,camkan itu"