just friend |(Tahap Revisi)

just friend |(Tahap Revisi)

  • WpView
    LECTURAS 158
  • WpVote
    Votos 9
  • WpPart
    Partes 8
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, mar 3, 2020
WpInfo
Ficción
Romance
"Aku tahu aku memang bodoh. bahkan terlalu bodoh untuk menanggapi pertemanan kita yang hanya sebatas teman. aku membenci diriku sendiri disaat kamu memberi perhatian lebih kepadaku,aku menganggap kamu juga menyukaiku.tapi kenyataannya tidak.aku sudah jatuh terlalu jauh untuk menyukaimu,melupakanmu saja rasanya tidak bisa.aku menyesal telah memilih dia daripada kamu dulu zo" "maafkan aku. aku tidak bermaksud membuatmu terluka,kejadian satu tahun lalu aku sudah melupakannya jangan menyesali apa yang sudah terjadi za." Kenzolio lee ferlanto yang diam diam menyukai sahabatnya Alina Khanza ejaya mereka bersahabat baru setahun belakangan ini karna di bangku SMA lah mereka dipertemukan disaat mereka menduduki kelas 10. tapi semuanya itu berubah disaat Khanza menolak cinta Kenzo,tapi setelah rasa kekecewaannya terhadap khanza kini dia sudah mendapat pengganti Khanza yang dapat menemani hari harinya. rasa penyesalan mulai datang menghantui perasaan Khanza
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • LDR
  • Last Meet
  • Bucin (Completed✅)
  • Beautiful Love Story { ON GOING }
  • Fragment Of Serenade (END)
  • Tuan R
  • Aurelia Maeva Sinclair
  • Panen Rambutan (Slow Update )
  • Need Someone💔
  • Setelah Kita Putus (Sudah Terbit)
LDR

"Kenapa?"-Bianca Aurelia Malvina "Nggak"-Reza Daylon Pratama "Kamu sekarang lebih irit bicara,kasih alasan yang jelas kenapa kamu berubah sikap, kamu tidak bisa perlakukan aku seperti ini terus menerus" ucap Bianca lemah "Tolong menjauh dari gue" ucap Reza dengan tatapan dingin. "Nggak.. alasannya apa? ini nggak masuk akal za" Bianca menghela nafas dengan gusar dengan tubuh bergetar. "Dasar cewek". Desis Reza dengan tersenyum kecut. "Aku akan terus bertahan" ucap Bianca menundukkan kepalanya Reza membulatkan matanya. "Lo udah gila?" Ucap Reza dengan menahan kesal dan langsung pergi meninggalkan Bianca sendirian di kafe. Tanpa disadari,air mata pun lolos dipipinya. Bianca tersenyum, dia tidak tahu harus berbuat apa lagi agar Rezanya itu bisa kembali bersama dengannya lagi, apa Reza masih mencintainya? Apa Bianca harus mempertahankannya karena sudah menjalin hubungan sampai bertahun. Atau Bianca harus melupakannya? Tetapi saya pikir Bianca tidak akan bisa melupakannya.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido