6 partes Concluida Setiap orang memiliki prinsip berkehidupan masing-masing yang berbeda. Sebagai pribadi yang pernah 'jadi santri' dan juga aktivis organisasi, aku ingin keseluruhan aspek dalam hidup tertata rapi. Dalam aktivitas keseharian, aku punya plan A, plan B, dan plan C. Begitupun dalam menata kehidupan jangka panjang, aku harus sudah menyiapkan perencanaan dari awal. Lebih tepatnya saat aku mengawali keseharianku di kampus. Jadi, keseharian bisa berjalan beraturan sesuai dengan perencanaan.
Kalau aku melenceng dari target , ya aku perlu cambuk agar bisa kembali ke jalur menuju target. Nah aku sendiri merasa hampa jikalau dalam keseharianku tidak ada cambuk. Aku butuh cambuk.
Aku sudah menjalani kehidupan tanpa cambuk. Hasilnya ? Laju ku sering melambat, bahkan hingga keluar jalur. Hampa. Ya, itu yang ku rasakan.
Berulangkali aku memilih cambuk. Namun anehnya, cambuk-cambuk itu hilang begitu saja. Diambil orang ? Ntahlah, aku juga belum mengetahui secara pasti. Hingga pada akhirnya ......