The Adventure; VELLICE'S (END)

The Adventure; VELLICE'S (END)

  • WpView
    LECTURAS 3,263
  • WpVote
    Votos 436
  • WpPart
    Partes 41
WpMetadataReadConcluida sáb, ago 1, 2020
Novel ini diikutsertakan untuk memenuhi tugas akhir Fictional World angkatan 2019-2020 ••• Bukan keinginan Vellice hidup dengan pengorbanan seseorang. Ia hanyalah wanita lemah yang tidak mampu melindungi dirinya sendiri. Ia bisa hidup hingga saat ini karena banyak pengorbanan untuknya. *** "terkadang kau harus merelakan sesuatu jika kau menginginkan kebahagiaan" ucap Revanno Diegray "Aku tidak membutuhkan kebahagiaan itu jika aku harus merelakan sesuatu yang sangat penting untukku" Vellice Quenneta Alziera.
Todos los derechos reservados
#6
fictionalworld
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Inersia
  • A DENGEROUS VAMPIRE ANGEL
  • Arjuna
  • IT'S ME ANASTASYA
  • That's All Cause IFY (END) - Revisi
  • xena✅(REVISI)
  • Antagonist Girl (TAMAT)
  • SERENADE DIARIES: Andante [Wattys 2019]
  • Tears from a Strong Girl (TELAH TERBIT)
  • Another Seyra! Antagonist Girl [End]
  • BAD GAMES
  • Bolehkah Aku Mencintai(?)✅
  • Limited Time Antagonist [END]
  • Fate Breaker [END]
  • GALANG [SELESAI]
  • Cold Mate. (Huang Renjun)✔️
  • Moonlight [ REVISI ]
  • It is just.✔                                                 {COMPLETED}
  • Incomparable | SN #1 [Will Be Revised Soon!]
  • Desire [END]
Inersia

Awalnya tidak ada yang salah dengan Risyafa Airen. Seorang murid perempuan tingkat akhir di sekolah menengah atas. Eh, ada yang aneh satu hal. Perempuan ini hobi membolos. Sekolah udah seperti punya Ayahnya aja! Satu kejadian di kelas membuat Revanza mau tidak mau berhubungan dengan Risya, karena Revan menyenggol teman seperjuangannya Risya. Berawal dari kejadian itu, tanpa disadari "tidak ada yang salah" dengan Risya ternyata hanya luarnya saja. Revan tidak tau bagaimana Risya menghadapi semuanya. Menghadapi rentetan kejadian yang meremukkan hati, mematahkan harapan dan menghancurkan hidup seolah tidak berujung. "Karena pada dasarnya manusia cuma pengen dihargai dan didengarkan. Itu semua udah cukup untuk menenangkan diri, kalau abis ini: semuanya bakal baik-baik aja. Emang sih cuma kata-kata dan kedengeran bullshit. Tapi, kata-kata ini yang bikin orang jadi semangat untuk lanjutin hidup, bahkan ketika dunia menyuruhnya untuk menyerah."

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido