The Adventure; VELLICE'S (END)

The Adventure; VELLICE'S (END)

  • WpView
    Reads 3,263
  • WpVote
    Votes 436
  • WpPart
    Parts 41
WpMetadataReadComplete Sat, Aug 1, 2020
Novel ini diikutsertakan untuk memenuhi tugas akhir Fictional World angkatan 2019-2020 ••• Bukan keinginan Vellice hidup dengan pengorbanan seseorang. Ia hanyalah wanita lemah yang tidak mampu melindungi dirinya sendiri. Ia bisa hidup hingga saat ini karena banyak pengorbanan untuknya. *** "terkadang kau harus merelakan sesuatu jika kau menginginkan kebahagiaan" ucap Revanno Diegray "Aku tidak membutuhkan kebahagiaan itu jika aku harus merelakan sesuatu yang sangat penting untukku" Vellice Quenneta Alziera.
All Rights Reserved
#3
fictionalworld
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • That's All Cause IFY (END) - Revisi
  • BAD GAMES
  • SERENADE DIARIES: Andante [Wattys 2019]
  • Bolehkah Aku Mencintai(?)✅
  • A DENGEROUS VAMPIRE ANGEL
  • GALANG [SELESAI]
  • Antagonist Girl (TAMAT)
  • Incomparable | SN #1 [Will Be Revised Soon!]
  • Moonlight [ REVISI ]
  • Fate Breaker [END]

ALYSSA SAUFIKA UMARI atau yang biasa akrab disapa Ify, adalah perempuan cerdas dan amat sangat mandiri. Tanpa sadar dia selalu berusaha membantu menyelesaikan masalah orang-orang disekitarnya, dan orang lain pun bisa mengandalkannya. Apapun dia lakukan untuk orang-orang disekitarnya bahagia. Sampai dia lupa, pada akhirnya dia tidak akan pernah bisa menyenangkan hati semua orang. Lalu Ify sadar, dia hanya manusia biasa yang memiliki ambang batas pada akhirnya. MARIO STEVANO ADITYA HALING yang biasa dipanggil Rio oleh sahabat-sahabat akrabnya. Tipe laki-laki yang biasa menjadi pujaan perempuan yang memandangnya, namun pandangannya sendiri sudah terlanjur terpaku pada satu titik sedari awal. Rio terbiasa berusaha keras hingga apapun yang dia mau selalu menjadi miliknya. Namun tidak untuk satu hal yang menjadi fokusnya dari awal. Hal itu justru menyeretnya mengikuti arus yang berlawanan dengan arusnya sendiri. Membuatnya harus kembali berpikir ulang, "Sanggupkah dia bertahan?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines