Waktu Pelajaran Komputer

Waktu Pelajaran Komputer

  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 2, 2020
WpInfo
Non-Fiction
Tagssemua
Terdapat sepasang sahabat karib, Soleh dan Aditiyo, yang lagi belajar komputer bersama. Karena Soleh belum begitu familiar tentang penggunaan fitur fitur yang ada di komputer, dia meminta Aditiyo mengajarinya. Soleh: "Yo' boleh nanya enggak? Fungsi dari tombol ENTER apa sih?" Aditiyo: "Kayaknya sih buat mempercepat jalannya program, Leh" Soleh: "Hah? memepercepat gimana Yo'?" Aditiyo: "Ya kerjanya biar cepet Leh, kalau lama bukan ENTER namanya, tapi ENTAR...!!" Soleh: "Hahahaha.. bisa aja loe. Boleh tanya lagi nggak? Aku kan udah masuk di internet, terus aku cari cari Facebook, kok nggak bisa terus yah? Kenapa kira-kira? Aditiyo: "Di depanya kata "Facebook" sudah di ketik "www" belum?" Soleh: "Belum Yo. Emangnya musti ditulis ya?"Aditiyo : "Ya iya dong!" Soleh: "Emang apaan sih "www" itu?? Aditiyo: "Ehmm...kasih tau ga yaaaa..? Ya pokoknya kalau mau masuk website ya harus ketik "www" dulu. Kalau ga salah, itu singkatan dari Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh" Soleh: "Oooo gitu ya, Yo'?! Jadi harus salam dulu ternyata. Keren yah!" Itulah gunanya sahabat. Seneng ya bareng, bodoh ya bareng juga. Mau jawabannya bener atau salah, penting kan si Aditiyo udah beriktikad baik menjawab. Kalau bukan teman yang baik, dia pasti milih pura-pura pingsan biar nggak harus mikir keras. Update Status Dulu Suka bingung dengan kids zaman now, mau sholat aja update status dulu. "3 rakaat dulu" "Ngaji dulu" Emangnya malaikat Izrail akan komen "Sippp, gan".
All Rights Reserved
#353
semua
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lautan tak berujung
  • "He's mine"
  • My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi]
  • STAR (transmigrasi)
  • Cerita Kos-an || END
  • Kaila's Choice: Stay Or Move On?
  • Rara [ Proses Penerbitan ]
  • NALA KEENARA [Hiatus]
  • GUNFA
  • Queen And Her Devil Boy {Completed)

"Rumah tidak harus berbentuk bangunan. Kamu, bisa anggap aku rumah, tempat mu kembali, tempat mu berpulang, dan tempat mu mengadu keluh kesah." -Baskara Evandro Xavier "Peluk luka ku, obati, dan jaga aku." - Lunabelle Vynessa Elwuriana. ..... Bagi Luna, mengenal Baskara merupakan anugerah terindah dalam hidupnya. Baskara datang membawa warna di hidupnya yang suram. Namun, "Luna, CUKUP!" teriak Baskara. Tapi Luna malah ngelirik dia sambil ketawa pelan. Senyum miring. Pandangan gila. "Apa lo takut, Bas? Takut gue lebih deket sama mereka daripada sama lo?" Detik itu juga... Plak. Baskara nampar Luna. Keras. Sampai Luna jatuh terduduk. Reno langsung maju, tapi Baskara udah mundur beberapa langkah. Muka Luna diem. Nggak nangis. Nggak kaget. Dia cuma senyum lagi. Lebih gila. "Lo akhirnya berani juga mukul gue ya..." Baskara gemetar. Tangannya masih ngangkat, tapi sekarang dia liatnya bukan Luna lagi. Yang dia liat cuma bayangan seseorang yang udah hilang. "Gue nggak bisa terus begini," suara Baskara berat. "Gue udah nyoba, Lun. Tapi lo nggak mau ditolong. Lo malah tenggelam. Dan sekarang lo narik gue juga." Luna diem. Baskara mundur, nafasnya berat. "Apa pun yang kita punya... sekarang udah nggak ada." Lantas bisakah keduanya tetap bersama?

More details
WpActionLinkContent Guidelines