We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Titik NoL

Titik NoL

  • WpView
    Reads 47
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 23, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Mereka hanya melihat itu dari sebuah satu sisi mata uang saja. Bukankah begitu? Tidak ada satu pun di dunia ini mampu merelakan hidupnya hanya untuk sebuah ilusi dan angan-angan semata. Benar saja jika banyak orang mengatakan bahwa hidup dimulai dari sebuah mimpi. Namun, tidak semua berani mengawalinya dari mimpi buruk. Sekalipun itu tidak diinginkan. Itulah realita Cinta dalam menghadapi kehidupannya yang pahit. Apakah ia harus berlari ataukah memang sudah saatnya untuk menghadapi situasi tersebut. Meski mereka pula menganggap masa lalu sebagai guru dalam hidup, lalu bagaimanakah untuk masa depan? Semua tidak ada yang mampu untuk menerka selain menjalani dan memercayai bahwa selalu ada pelangi di setiap habisnya hujan.
All Rights Reserved
#17
titiknol
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LUKA DI BALIK SENYUM
  • lengkara
  • PETUALANGAN KAT DAN AMAR: MISI DI ISTANA SALJU GEORODON
  • With All My Heart
  • Balas Budi
  • HSM 1: OLYMPIADS [END]
  • KETIKA LABEL TIDAK LAGI MENENTUKAN SIAPA KITA
  • Pertemuan Dibalik Skenario Takdir Allah
  • Psikopat Digital? [End]
  • jejak cinta yang pudar

Deskripsi: Cerita ini adalah hasil adaptasi dari kisah nyata-sebuah perjalanan hidup yang penuh luka, harapan, dan keteguhan hati. Diolah dalam balutan fiksi, kisah ini terinspirasi dari pengalaman pribadi penulis, tentang perjuangan seorang anak laki-laki menghadapi badai hidup: dari krisis ekonomi keluarga, perjuangan merawat ayah yang sakit, hingga cinta jarak jauh yang tumbuh lewat ruang digital. Meski tokoh dan alur mengalami pengembangan demi membangun drama yang menyentuh, setiap bab menggambarkan emosi dan kenyataan yang benar-benar pernah dialami. Nama-nama tokoh dalam cerita ini tidak nyata dan telah diubah demi menjaga privasi semua pihak. Cerita ini ditulis dari sudut pandang pribadi penulis dan bukan untuk menyudutkan siapa pun. Mohon maaf sebesar-besarnya apabila terdapat nama atau peristiwa yang terasa sensitif atau menyinggung-itu bukanlah tujuan penulisan ini. Semua kejadian dalam cerita ini telah melalui proses adaptasi dan penggambaran ulang dalam bentuk fiksi. Dengan demikian, cerita ini tidak sepenuhnya mencerminkan kenyataan yang sebenarnya. Ini bukan sekadar cerita, tapi serpihan hidup yang dirangkai menjadi untaian makna.

More details
WpActionLinkContent Guidelines