Rumah yang asing ( Tamat )
Aqeela Khansa Adistia tumbuh sebagai saksi bisu dari hancurnya sebuah komitmen. Belum genap usianya satu tahun, sang ayah, Radit, memutuskan berpisah dari ibunya, Sofi, karena sebuah kekecewaan mendalam yang tak termaafkan. Selama belasan tahun, Aqeela melewati hari hanya dengan kasih sayang tunggal dari sang ayah.
Namun, segalanya berubah saat Aqeela menginjak usia 15 tahun. Radit memutuskan menikah lagi dengan Siska, seorang janda yang membawa anak berusia 17 tahun ke dalam hidup mereka. Kehadiran keluarga baru ini justru membuat Aqeela merasa asing di rumahnya sendiri. Di tengah rasa sesak dan kesepian itu, ia menemukan Mohan Budi Santoso-sosok lelaki yang menjadi tempatnya bersandar dan pulang saat dunia terasa terlalu melelahkan untuk dihadapi sendirian.
Seiring berjalannya waktu, kehadiran Siska dan kakaknya mulai menggeser posisi Aqeela di hati sang ayah. Konflik kecil sering kali pecah, membuat Aqeela merasa seperti tamu di rumah sendiri. Namun, Mohan selalu ada di sana.
Mohan bukan sekadar kekasih ia adalah pendengar setia saat Aqeela menceritakan luka lamanya tentang sang mama yang hilang kabar, dan ketakutannya akan kehilangan perhatian ayahnya sepenuhnya. Di saat Aqeela harus belajar menerima kenyataan bahwa ayahnya bukan lagi miliknya seorang, ia harus memilih terus terjebak dalam bayang-bayang masa lalu, atau membangun masa depan baru bersama Mohan yang menjanjikan ketenangan.