"aku gak tau gimana akhirnya, bahkan gak pernah sekali pun terpikir", ucapnya.
"udalah, siapa sih yang tau takdir? kalau emang pengen dilepasin, ya lepasin aja. bukannya buat dia belajar dewasa ?," tanya seseorang disebelahnya.
"oiya? bukannya udah ada kenalan baru? yang anak jakarta itu loh," lanjutnya terkesan menggoda.
"itu kan belum pasti, ketemu aja belum," ketusnya.
"kan belum bukan gak bakal," jawabannya dengan menaikkan satu alisnya.
"tauah pusing," lalu meninggalkan sahabatnya itu di dalam cafe.
Todos los derechos reservados