Sorry?

Sorry?

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 3, 2020
Kamu itu kenapa gak pernah berguna walau sebentar, kau selalu membawa masalah" teriak seorang wanita yang terlihat masih muda kepada seorang gadis kecil yang sedang menangis tersedu-sedu. "Ma...af ma, Ica gak akan ulangi lagi" ucap gadis itu terbata-bata karena ketakutan. "Mama gak percaya sama kata-kata kamu. Kamu harus di hukum karena perbuatanmu" amarah wanita itu memuncak. Wanita itu pergi mengambil sebuah besi lalu menyimpannya di atas kompor yang menyala. "Am...pun ma. Ilha janji gak akan lakuin ini lagi, Ilha mohon ma" gadis itu tampak ketakutan melihat besi panas itu, dia yakin itu pasti sangat menyakitkan. "Mama gak percaya, sini tangan kamu" bentak orang yang Ilha panggil mama itu. Sang ibu mengambil paksa tangan sang anak dan menaruh besi panas itu di pergelangan tangan gadis tersebut. "AMMPPUUUNNNN MAAA" teriak sang gadis ketika merasakan pergelangan tangannya sangat panasa sehingga terasa seperti ingin putus.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sour Seventeen
  • KIARILHAM【END】
  • SLOWLY
  • Paradise
  • Menyerah atau Bertahan?
  • PERFECT BAD COUPLE (TERBIT)
  • STUCK
  • Let Me Love You Longer
  • Teruntuk Luka [Completed]
  • Inside You

Kalau kamu cari Main Lead cowok bad boy, geng motor dan posesif, disini bukan tempatnya :) Ini cerita tentang Jina yang jatuh cinta untuk pertama kalinya pada Juna, cowok nyebelin dan ambis parah di SMAN Lumina. Bisakah Jina mengambil hati cowok itu? -- Jina tidak pernah benar-benar merasakan hangatnya kasih sayang di rumah. Dia tumbuh menjadi gadis ceria yang pura-pura kuat, sampai akhirnya jatuh cinta untuk pertama kali dengan Juna - cowok tinggi, manis, tapi sibuk dengan dunianya sendiri. Demi bisa dekat, Jina rela pindah sekolah dan melakukan banyak hal untuknya. Di tengah kisah cinta sepihaknya, Jina bertemu orang-orang yang mengajari arti keluarga, persahabatan, dan keberanian buat jadi diri sendiri. Meski sering disakiti perasaannya, Jina tidak pernah menyerah. Karena baginya, masa remaja itu tentang belajar merasakan semuanya - Tapi apa Jina bisa terus bertahan dengan sikap cuek Juna? Dan mungkinkah cintanya yang selama ini dipendam, akhirnya bisa terbalaskan? "Cinta pertama itu susah dilupain, apalagi kalau dia masih di depan mata." Cover pict from pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines