Tentang Chiasa dan Progeria

Tentang Chiasa dan Progeria

  • WpView
    LECTURAS 196
  • WpVote
    Votos 175
  • WpPart
    Partes 12
WpMetadataReadConcluida vie, ene 3, 2020
Imamura Kazuki hanyalah seorang pelajar SMA biasa di Tokyo yang tertarik akan ilmu kesehatan. Namun, kehidupannya mulai berubah semenjak bergabung ke Progeria Small Club (PSC) dan bertemu dengan Saeki Chiasa, gadis kecil pengidap Progeria yang memiliki ambisi tak biasa. Lambat laun, selama Kazuki menjadi volunteer di PSC, laki-laki mulai menyukai Chiasa. Namun, di sisi lain, Kazuki telah terlena akan pesona Miki Bunko, yang tak lain dan tak bukan adalah pendiri PSC. Miki Bunko takkan mau melepaskan Kazuki meskipun laki-laki itu bersikeras mendekati Chiasa. Kala Chiasa didoktrin akan meninggal dunia dalam waktu dekat, saat itulah perasaan Kazuki sesungguhnya mulai teruji. Perlukah laki-laki itu melanjutkan hubungan terlarangnya dengan Miki Bunko? Atau justru keras kepala memperjuangkan Chiasa yang bahkan gadis kecil itu sendiri pun sudah putus asa untuk sembuh?
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Padamu kupercaya
  • The Rules of Love
  • [3] KAGURA : "Aishiteru"✔
  • BENEATH HER GAZE ✅
  • ATLARAKA (Telah Terbit)
  • World Class Sinner
  • DIA ANEH
  • Antara PowerPoint dan Perasaan
  • Shadow of The Past [END]

Karim, seorang psikiater jenius lulusan Stanford, diam-diam sedang sekarat. Kanker paru-paru stadium akhir perlahan menggerogoti tubuhnya-tapi baginya, hidup sudah lama mati sejak adiknya bunuh diri, istrinya wafat saat melahirkan, dan harapan terakhirnya terkubur dalam asap rokok yang tak pernah ia tinggalkan. Lalu datanglah Eric, remaja 16 tahun yang hancur secara mental. Trauma masa kecil, kekerasan dari keluarga angkat, dan kehilangan ayah tercinta membuatnya membenci dunia-terutama perempuan. Ia telah mencoba banyak psikiater, tak ada yang berhasil... sampai ia bertemu Karim. Awalnya hanya sesi terapi. Tapi perlahan, ada sesuatu yang tumbuh di antara keduanya: bukan cinta, bukan keluarga... tapi semacam ikatan aneh antara dua orang yang sama-sama rusak. Karim tak berniat bertahan hidup. Tapi Eric mulai memberinya alasan untuk bernapas. Sayangnya, waktu tak menunggu. Di saat Eric akhirnya mulai percaya pada dunia, ia tak sadar bahwa satu-satunya orang yang menyelamatkannya... justru tak pernah menyelamatkan dirinya sendiri. Sebuah kisah tentang luka, pengorbanan, dan perpisahan yang datang tanpa aba-aba. Bagaimana jika orang yang paling kamu butuhkan... ternyata sudah tidak punya waktu?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido