MANGARA
  • WpView
    Reads 36
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 14, 2020
Halloooo....apa kabar semua? Sambil nungguin cerita I'll BeThere When It's Blue selesai diedit, aku lg garap cerita fantasy niii...ceritanya ni ya, this story based on my dream! So, aku pikir mimpi anehku tuu seru banget, sayang kalo ga dibikin cerita hehe.. Yuk baca ceritaini yg bakal jauh dari genre cerita terdahulu, kalian bakal dibawa berfantasy! Don't Forget to give me some love! Happy reading! 😊 SINOPSIS : "Kamu terkutuk! Tidak akan pernah lagi kamu jadi manusia! Kamu adalah budakku!" Suara mendengking itu makin keras, dia melolong.... kepulan asap hitam menyelimuti tubuhnya. Dan matanya! Tumbuh delapan! "Kamu adalah Mangara!" Tawa keras bergema memekakan telinga...kemudian perlahan menghilang. Seiring dengan hilangnya enam mata yang lain di tubuh dan kepalanya. Dan dia berubah menjadi Rubah Merah yang kecil. Penantian panjang dimulai, selama lima puluh tahun Mangara menanti seseorang yang memiliki kemampuan istimewa untuk menolongnya meruntuhkan kutukan dari Gaagii dan membebaskan kakaknya dari cengkeraman iblis laba-laba itu. Sampai akhirnya dia bertemu dengan Cyra gadis kecil yang sangat cantik yang juga sangat diincar oleh Gaagii untuk dijadikan istri olehnya!
All Rights Reserved
#16
magicworld
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Archetypal [Terbit]
  • Lycan In Isekai World Story : My Love & My Fate
  • Upil Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Jari Kelingking
  • Book of Secret Charms
  • Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓
  • The Blood of Rosenveil
  • No More Chance [GaaSaku | SasuSaku] 🔞

[WARNING! 18+] [DISTURBING, VIOLENCE, TRIGGER CONTENT!] * Apa yang istimewa dari hidup? Jika pertanyaan itu diberikan pada Ruby, maka jawabannya tidak ada. Memang tidak ada yang istimewa. Berkabut kelabu semua. Rumah, tempat yang seharusnya jadi sahabatnya untuk terus hidup itu sudah lama rusak. Keluarga, yang seharusnya jadi lentera juga sudah lama padam, yang tersisa hanya dingin, beku, dan sesak. Jadi, semua hal di dunia ini bagi Ruby hanya susunan konstelasi kosong yang sudah lama mati dan gelap gulita. Hingga siang itu, di bawah pohon rambutan tua itu, seorang anak laki-laki seusianya datang menyerobot duduk di samping Ruby seperti orang gila---atau mungkin memang demikian karena ini rumah sakit jiwa. Dia mengulurkan tangan dan berkata, "Aku Navi Renggana. Kenapa wajahmu ditekuk terus? Mau bercerita? Tenang saja, aku ini orang gila." ©️Mayaothra 240721

More details
WpActionLinkContent Guidelines