Story cover for Babysitter Jamjam by akrivois
Babysitter Jamjam
  • WpView
    Membaca 83,309
  • WpVote
    Vote 12,248
  • WpPart
    Bab 59
  • WpView
    Membaca 83,309
  • WpVote
    Vote 12,248
  • WpPart
    Bab 59
Bersambung, Awal publikasi Jan 03, 2020
Feat. 2Hyunjin JamJam

Niatnya sih, Dinara hanya tidak sengaja menemukan balita yang tersesat di mall yang bernama jamjam. Akan tetapi, setelah mengetahui papanya jamjam adalah sosok yang diidamkan mama mertua, membuat dinara berharap agar bisa menjadi istrinya, meskipun ia berpikir itu sangat mustahil. 

Namun semesta lagi-lagi mempermainkan, yeji teman dekatnya ternyata adik sekaligus bibi dari balita yang pernah ia selamatkan itu. Mulai dari situ, kehidupan roller coaster dinara dimulai. 

Dicasting jadi babysitter, mengagungkan sosok dhirga sang duda keren, mengetahui rahasia kelamnya dhirga, masalah datang bertubi-tubi, sampai mantan istrinya dhirga.

Bagaimana perjuangan dinara menahan godaan dari duda beranak satu?

Eh? Maksudnya, 

Bagaimana perjuangan dinara saat jadi babysitternya jamjam? 

Kata-kata halu dinara yang diidamkan: 

"Kamu memang bukan yang pertama, tapi kamu bakal menjadi yang terakhir untuk saya."


©2020 by Leejeki_
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan Babysitter Jamjam ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
#19jamjam
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
TIME will TELL {On Going} oleh bLuE096r
15 bab Bersambung
"Selamat Tinggal." Itulah ucapan terakhir yang ia dengar sebelum sebuah benda pipih dan tajam menikam jantungnya. Mata berwarna jingga layaknya api yang berkobar itu menatap kearah sang pelaku yang menatapnya dengan tatapan kosong. "Sialan kau...seandainya saja...kau tidak pernah dilahirkan dan fakta bahwa kau adalah adikku..." "Kiamat ini tidak akan pernah terjadi." Pedang yang ada di tubuhnya ditarik keluar membuatnya tersungkur di lumpur yang sudah digenangi oleh darahnya sendiri. Melihat bahwa lawannya sudah lumpuh si 'adik' itu pun pergi meninggalkan si 'kakak' menghembuskan napasnya untuk terakhir kalinya. ■□■□■□■□ Mata jingga itu terbuka lagi, kini di depannya ada sebuah jam besar yang jarum jamnya tidak berdetak sama sekali. "Apa yang akan kau pilih, nak? Menyerah dan mati disini atau mengulang kembali waktu yang telah kau sia-siakan?" "Kembalikan aku agar aku bisa menebus kesalahanku yang dulu." "Senang mendengarnya~" □■□■□■□■ Apakah anak itu bisa melakukan perjalanannya? Rintangan apa yang akan ia lalui selama melakukannya? Hanya waktu yang akan menjelaskannya nanti. ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||| Karakter di cerita ini milik @Monsta. Dan video+gambar yang aku cantum bukan milikku. Aku hanya meminjamnya. Maaf jika ada kesalahan kata atau kekurangan. Silahkan berikan kritik dan saran untuk membantu meningkatkan kualitas novel ini. ♡Selamat Membaca♡
Jovanka dan Abang Kembar oleh LeenooYed
67 bab Bersambung
Hendra dan Narendra Dewantara terlahir dengan beban yang tak mereka mengerti. Sejak kecil, mereka harus mendengar bisikan-bisikan bahwa mereka adalah anak pembawa sial. Namun, di balik semua itu, mereka masih memiliki kasih sayang dari kedua orang tua mereka-setidaknya hingga bayi kecil itu lahir. Jovanka, adik bungsu mereka, hadir ke dunia dengan membawa perubahan besar. Kehadirannya mengubah segalanya. Orang tua mereka, Dewantara dan Cinthya, yang dulu begitu menyayangi mereka, perlahan menjauh. Semua perhatian, semua kasih sayang, semua harapan yang dulu diberikan untuk mereka, kini hanya tertuju pada satu sosok-Jovanka. Hendra dan Narendra tumbuh dengan kebencian yang tak mereka pahami. Bagi mereka, Jovanka adalah alasan mereka kehilangan orang tua. Bayi mungil itu adalah penyebab semua kehancuran. Maka, tanpa sadar, mereka ikut menjauh. Mereka membiarkan adik mereka tumbuh sendirian dalam dingin, tanpa pelukan hangat seorang kakak. Namun, waktu mengajarkan mereka banyak hal. Perlahan, kebenaran terungkap. Luka yang selama ini mereka kira milik mereka saja, ternyata juga terukir dalam diri Jovanka. Dan saat mereka menyadari itu, sudah terlambat. Adik mereka telah berjalan terlalu jauh dalam gelap, terjebak dalam luka yang tak pernah mereka lihat. Kini, di antara penyesalan dan keinginan untuk menebus segalanya, Hendra dan Narendra berjanji. Mereka tidak akan membiarkan Jovanka menghadapi semuanya sendirian lagi. Tidak peduli berapa banyak duri yang harus mereka lalui, tidak peduli seberapa terlambat mereka menyadarinya-mereka akan memastikan adik mereka tidak lagi merasa sendirian. Namun, apakah cinta dan penyesalan cukup untuk menyembuhkan luka yang telah terukir begitu dalam? Ataukah semua ini sudah terlambat? Karena tak peduli seberapa besar keinginan mereka untuk melindungi, pada akhirnya hanya ada satu pertanyaan yang harus dijawab: apakah seorang pangeran yang telah kehilangan mahkotanya masih bisa menemukan rumahnya?
Sweet Home || HoonSuk oleh ren_ararws
12 bab Bersambung
"Mau main rumah-rumahan sama gue ga?" Hyunsuk pikir, pertanyaan segila itu cuma lelucon receh dari musuh bebuyutannya. Tapi ternyata, satu jawaban 'iya' bisa jadi tiket masuk ke dunia yang sama sekali ga pernah ia bayangkan - dunia milik Park Jihoon dan teman-teman. Sebagai ketua osis yang hidupnya lurus-lurus aja, Hyunsuk meerasa ga ada alasan untuk terus ketarik ke urusan anak geng motor kayak Jihoon. Tapi entah kenapa, takdir selalu nemuin cara buat nyeret mereka berdua ke situasi yang sama. Lagi. Dan lagi. Mereka seperti kutub yang saling bertolak belakang: satu teratur dan dijunjung, satunya lagi liar dan sulit dipahami. Tapi entah bagaimana, semesta selalu berhasil mempertemukan mereka dalam situasi yang tak bisa dihindari. Hyunsuk perlahan menyadari, di balik sikap sembrono dan wajah tengil Jihoon, ada sisi lain yang tak pernah ia sangka. Ada luka, rahasia, dan sebuah dunia yang perlahan membuka dirinya - membuat Hyunsuk sadar, apa arti rumah yang sebenarnya. "Oh Jihoon si ketua Díamonds? Geng motor yang sukanya cosplay jadi keluarga cemara itu? Pfftt kek banci!" "Kak Hyunsuk baik banget, jadi mama aku aja ya?" "Mama? Ogah! Selera gue kan bukan om-om udah punya anak istri, dikira pelakor kali ah" "Bukan! Bukan orang tua beneran, tapi mamah-mamah an, nanti yang jadi papa nya Papa Jihoon" "HAH?!" "I hate you, but then i love you" "Kalo lo mau jadi pacar gue, lo juga harus terima semua anak-anak gue" "Are you flirting or starting a fight?" "Yes! Mama baru has been detected~" - All pict cr: Pinterest !!-Irregular updates-!!
Dua cangkir satu Meja  oleh byjulieeeee
53 bab Lengkap
Dua cangkir di satu meja. Salah satunya kopi hitam yang mulai dingin, satunya lagi teh hangat yang baru diseduh. Sama seperti mereka-dua orang yang dulu satu keluarga, kini seperti orang asing di bawah atap yang sama. Dewa sudah terbiasa hidup sendiri. Ia bisa makan mi instan kapan saja tanpa ada yang mengomentari. Bisa pulang larut tanpa ada yang menunggu. Bisa menjalani hari-harinya tanpa merasa harus menjelaskan apa pun kepada siapa pun. Lalu datang ayahnya, yang entah sejak kapan mulai mengatur ulang dunianya. Mengajaknya makan bersama, menyeduhkan teh di pagi hari, bahkan diam-diam mengganti mi instan dengan sesuatu yang lebih bergizi. Dewa tidak mengerti-apa yang sebenarnya diinginkan ayahnya? Kenapa setelah tujuh tahun pergi, kini ia kembali dan bertingkah seolah-olah segalanya masih bisa diperbaiki? Di sisi lain, ada Nira, seseorang yang selalu ada untuknya. Tapi kini, ia merasa semakin jauh. Hubungan yang dulu terasa nyaman perlahan berubah menjadi sesuatu yang penuh pertanyaan. Di antara meja makan yang dulu selalu sepi, dua cangkir yang tak pernah sama, dan sepiring mi instan yang akhirnya tak lagi dimakan sendirian, Dewa harus menghadapi sesuatu yang selama ini selalu ia hindari: apa arti pulang yang sebenarnya? Slow fic Sudah selesai ditulis sampai ending, sudah dipublikasikan pula semuanya. Sebab, aku tidak suka menunggu. Jadi, aku tidak akan membuatmu menunggu. 48 bab secara total. Bacalah jika menurutmu layak dibaca, tinggalkan jika menurutmu membosankan. Terima kasih sudah meluangkan waktumu yang berharga. by Tigajully 2025
DOMINION oleh seeumichelle
25 bab Bersambung Dewasa
Park Jisoo pernah berada di puncak dunia-ia cantik, kaya, angkuh, dan tak tersentuh. Tapi hidupnya hancur dalam sekejap: ayahnya mati karena tekanan hutang, ibunya jatuh sakit, dan seluruh kekayaan keluarganya lenyap... meninggalkan warisan berupa kehinaan dan beban yang tak bisa ia lepaskan. Saat hidupnya nyaris runtuh, keluarga Kim datang. Tujuh pria dari dinasti paling berkuasa menawarkan uluran tangan: sebuah beasiswa, pekerjaan untuk ibunya, dan kesempatan hidup baru. Tapi Jisoo tidak tahu... tawaran itu adalah awal dari kehancurannya. Semua yang terlihat seperti bantuan ternyata hanya panggung untuk menjebaknya. Tuduhan palsu. Pengadilan internal. Dan sebuah hukuman yang tak masuk akal: Tujuh hari. Tujuh pria. Tujuh malam di mana ia harus menyerahkan dirinya-tanpa pilihan. Apa yang tak Jisoo sadari, ia hanyalah pion dari eksperimen brutal yang disebut Dominion. Dirancang oleh sosok misterius yang mengawasi dari balik layar, Dominion bukan sekadar hukuman. Itu adalah ujian terhadap dosa, loyalitas, dan batas kemanusiaan para pewaris keluarga Kim. Namun yang tak mereka perhitungkan: Jisoo bukan sekadar pion. Ia adalah gangguan dalam sistem. Virus dalam tubuh kekuasaan. Dan sekali ia tahu siapa yang menghancurkannya, dia tak akan berhenti sampai semua jatuh bersamanya. ***** 🔥 Genre: Dark Romance | Mafia | Drama | Psychological 🔥 Trigger Warning: Mengandung adegan dewasa, kekerasan seksual, manipulasi, dan permainan berbahaya.
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 9
TIME will TELL {On Going} cover
Jovanka dan Abang Kembar cover
Maknae Baby - BTS [END] cover
Sweet Home || HoonSuk cover
Dua cangkir satu Meja  cover
Baby L Lucian ✔ cover
Shinee Next Door [Tamat] cover
DOMINION cover
Min Agust D (✔) REVISI cover

TIME will TELL {On Going}

15 bab Bersambung

"Selamat Tinggal." Itulah ucapan terakhir yang ia dengar sebelum sebuah benda pipih dan tajam menikam jantungnya. Mata berwarna jingga layaknya api yang berkobar itu menatap kearah sang pelaku yang menatapnya dengan tatapan kosong. "Sialan kau...seandainya saja...kau tidak pernah dilahirkan dan fakta bahwa kau adalah adikku..." "Kiamat ini tidak akan pernah terjadi." Pedang yang ada di tubuhnya ditarik keluar membuatnya tersungkur di lumpur yang sudah digenangi oleh darahnya sendiri. Melihat bahwa lawannya sudah lumpuh si 'adik' itu pun pergi meninggalkan si 'kakak' menghembuskan napasnya untuk terakhir kalinya. ■□■□■□■□ Mata jingga itu terbuka lagi, kini di depannya ada sebuah jam besar yang jarum jamnya tidak berdetak sama sekali. "Apa yang akan kau pilih, nak? Menyerah dan mati disini atau mengulang kembali waktu yang telah kau sia-siakan?" "Kembalikan aku agar aku bisa menebus kesalahanku yang dulu." "Senang mendengarnya~" □■□■□■□■ Apakah anak itu bisa melakukan perjalanannya? Rintangan apa yang akan ia lalui selama melakukannya? Hanya waktu yang akan menjelaskannya nanti. ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||| Karakter di cerita ini milik @Monsta. Dan video+gambar yang aku cantum bukan milikku. Aku hanya meminjamnya. Maaf jika ada kesalahan kata atau kekurangan. Silahkan berikan kritik dan saran untuk membantu meningkatkan kualitas novel ini. ♡Selamat Membaca♡