RANGGA

RANGGA

  • WpView
    Reads 19,132
  • WpVote
    Votes 2,133
  • WpPart
    Parts 32
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 1, 2023
[FOLLOW SEBELUM DIBACA] Ahaha, yekan gw bener. Tuh pipi tambah merah, jadi gemes pen nyubit." Ucapnya lalu mencubit pipi Via yang cubi itu. "Aaaa adududu, sakit woi." Teriak Via dengan memukul mukul tangan Rangga yang sedang mencubit pipinya itu. "Biarin, abisnnya elu gemesin geh." Ujarnya lalu melepaskan cubitan di pipi Via. "Gemes sih gemes woi, tapi gosah nyubit juga kali." Kesalnya lalu mengelus elus pipinya agar mengurangi rasa sakit bekas cubitan Rangga tadi. "Ulululu, atit ya? Cini Angga elusin." Ujar Rangga lalu mendekatkan tanganya ke pipi Via kembali. "Is, apaan sih woi." Tepis Via pada tangan itu yang mencoba mendekat kembali ke pipinya. "Hais lu mah, kan gw mau ngobatin biar ga sakit lagi." "Uhuhuhu, makasih loh." Penasaran?? Kuy lah baca cerita Rangga.
All Rights Reserved
#3
newupdate
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALVANSA [Completed]
  • HIM (Completed)
  • COMPLICATED
  • TROUBLE MAKER (OPEN PO)
  • Trapped in a wound
  • Galaxi [Completed]
  • Hai Darel!
  • DEAL | Friend Into Lover| Lengkap✔
  • Make a Story With You
  • ANGKASA [Sequel Sekasa] (COMPLETED)

Cerita ini merupakan sequel dari My Enemy Is My Husband, cerita yang aku tulis sebelumnya Dan ini merupakan kelanjutan dari cerita tersebut yang menceritakan tentang perjalanan hidup anak-anak mereka "Sini"ucap Alin setelah kembali ke kamarnya tadi sambil menepuk pahanya, Vansa pun hanya menurut "Kenapa bisa berantem?"tanya Alin sambil mengobati luka Vansa "Gak tau, tadi dia tuba-tiba nyerang gitu aja"jawab Vansa sambil menatap wajah serius Alin dari bawah "Emang iya?"tanya Alin lagi "Iya Angelina Salsa Fernando"jawab Vansa sambil mengubah posisinya menghadap ke perut Alin "Masih sakit?"tanya Alin sambil mengelus pipi Vansa "Masih! Kalo belum lo cium"ucap Vansa sambil menatap wajah Alin "Sa ae modusnya lo bambank"cibir Alin sambil menekan luka pada pipi Vansa "Sakit Alin!"ketus Vansa "Eh maap lupa"jawab Alin cengengesan sambik mengusap pipi Vansa "Masa diusap doang sih! Kan gue mintanya di cium"ucap Cup "Udahkan"ucap Alin setelah mencium pipi Vansa yang lebam tadi "Emm jadi makin sayang"ucap Vansa sambil memeluk punggang Alin masih dengan posisi berbaring dipaha Alin "Tidur gih"titah Alin "Sama lo ya?"pinta Vansa dengan wajah memelas Dari pada gantung mendingan langsung baca:)

More details
WpActionLinkContent Guidelines