Menuju Jalan ILLahi

Menuju Jalan ILLahi

  • WpView
    Reads 178
  • WpVote
    Votes 77
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 3, 2020
Cinta bukanlah suatu yang hadir dari ucapan saja, karena tak semua cinta dapat dibangun atas kemauan kita, dan hanya takdir Allah lah yang dapat menghubungkan perasaan diantara Aku dan Dia. Nisa adalah wanita berhijab yang mencintai sang pangeran Ali, hendaknya perasaan itu mulai tumbuh ketika hujan menyirami tanaman. Namun seketika ada Guntur yang tak dapat kuhindari, meski berkilat biru, Guntur itu hadir atas kehendak Allah. Karena Guntur berkilat biru itu, aku Nisa tak dapat menggapai -nya lagi, hingga disaat malam maupun siang, Dia bertolak hadapan sehingga tak sanggup kujabarkan wajahnya yang tiap saat hanya bisa melihat punggungnya saja.
All Rights Reserved
#14
uhibbukafillah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mahligai Cinta [END]✓
  • My Huriyah ✓END
  • MengenggamMu Dalam Ketaatan [TAHAP REVISI]
  • Peri Cinta (Wall Of Love) - END
  • Takdir From Allah (Revisi)
  • SENJA UNTUK ALESHA
  • [DSS 1] Dear Allah [Tamat di KBM App]
  • Kayla in Love (END)
  • Dear Mawar Biru
  • MELULUHKAN HATIMU

[Spiritual - Sad - Romance] Judul awal : Mahligai Cinta Kirana || Hati Kirana hancur berkeping-keping. Lima tahun dia menunggu janji yang diikrarkan Fahri padanya untuk ditepati nyatanya semua hanya sia-sia. Lelaki itu justru menikahi gadis lain. Tak lama kemudian, Fawwaz--Ayah Kirana mengabari kalau ada seorang lelaki yang akan datang untuk melamarnya. Dia adalah Satria Naufal Ibrahim. Seorang pengusaha sukses di bidang industri yang namanya sudah dikenal banyak orang. Berusaha berprasangka baik kepada Sang Pencipta, Kirana akhirnya memutuskan menerima lamaran Satria dan berharap lelaki itu bisa menjadi obat dari luka hatinya yang belum sepenuhnya sembuh. Namun, lagi-lagi kenyataan menamparnya. Dia yang diharapkan dapat menjadi obat justru menabur garam pada luka yang dia rasakan. Membuatnya kembali jatuh, sejatuh-jatuhnya. "Berharap pada manusia itu sakit dan melelahkan. Bodohnya aku yang mengulangi kesalahan itu berulang-ulang ...." ~ Kirana Arsyila Fawwaz~ ____ "Aku tidak membencimu. Aku hanya menyesal kenapa harus dipertemukan, lalu dipersatukan denganmu dengan cara semenyakitkan ini ...." ~ Satria Naufal Ibrahim ~ ~~~ Note : * Cerita ini murni fiksi * Semua yang ada dalam tulisan ini sudah tercatat oleh Malaikat, siapapun yang berani mem-PLAGIAT maka akan dihisab di Pengadilan AKHIRAT! Cover by : Canva Start : 25 Mei 2024 Finish : _

More details
WpActionLinkContent Guidelines