LORONG KEMATIAN

LORONG KEMATIAN

  • WpView
    Reads 925
  • WpVote
    Votes 377
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 23, 2020
WpInfo
Fiction
Horror
SLOW UPDATE√ PERPUSTAKAAN. Apa yang akan kalian pikirkan tentang PERPUSTAKAAN? Pastinya Perpustakaan itu adalah tempat berkumpulnya para buku-buku, dan biasanya Perpustakaan itu sering dikunjungi oleh siswa-siswi yang gemar membaca. Bagaimana jika Perpustakaan itu dulunya digunakan untuk hal-hal yang ilegal? Atau bekas pembunuhan? Apa kalian masih mau masuk ke dalam sana? Apakah anak-anak itu bisa menyelsaikannya atau tidak? Simak terus ceritanya di cerita ini.
All Rights Reserved
#23
amara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DOSA DIAM
  • Misteri Perpustakaan (Sudah Terbit)
  • Haunted Spirit [End]✓
  • MISTERI LORONG SEKOLAH [END]
  • Class 9ABC vs 9DEF ( S1)
  • The Truth Behind || NCT 00L ft SECRET NUMBER ✅
  • Pembunuhan 3 Menit
  • Kesempatan Kedua Mengubah Masa Depan
DOSA DIAM

Di balik pagar tinggi dan lantunan ayat yang terus mengalun, ada tempat yang tampak damai. Setiap hari diatur oleh jadwal yang sama, suara azan yang memanggil, dan wajah-wajah yang seolah tenang. Tapi ketenangan tak selalu berarti aman. Beberapa datang ke tempat itu untuk mencari ilmu, sebagian untuk mencari arah. Namun ada yang datang membawa beban yang tak kasat mata, beban yang tak bisa ditinggal di luar gerbang. Di dalam kamar-kamar sempit dan lorong-lorong yang tak pernah benar-benar sepi, sesuatu mengintai. Bukan sosok. Tapi perasaan. Tekanan. Dendam. Dan rasa bersalah yang tak pernah padam. Apa yang terjadi di masa lalu seolah terkubur rapi. Tidak ada yang berani membicarakannya, apalagi menanyakan. Tapi diam tidak pernah benar-benar memadamkan kebenaran. Ia hanya menundanya... sampai waktunya tiba untuk muncul dalam bentuk yang tak terduga. Dan ketika suara-suara samar mulai terdengar saat malam tiba, ketika tatapan menjadi dingin dan doa-doa terasa hampa-seseorang tahu bahwa tempat itu tidak lagi menjadi tempat berlindung. Tapi medan perang yang sunyinya bisa membunuh siapa saja yang memilih tetap diam.

More details
WpActionLinkContent Guidelines