Sagara

Sagara

  • WpView
    Reads 136
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 7, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Jika malam itu aku menolak untuk pergi denganmu, apa hari ini kita akan tetap saling menyukai? Luisa Anjani.Gadis dengan sejuta rahasia. Ia tak seperti gadis kebanyakan yang sangat sangat memperhatikan penampilan. Soal penampilan ia masa bodo. Yang penting baginya adalah makan dan kenyang. Sagara Aditama Rizian. Lelaki bermata teduh dengan senyum menawan. Lelaki yang mampu mengobrak abrik hati seorang Luisa dengan tingkahnya. Tapi siapa sangka, orang yang jarang ia ajak bicara, malah menarik perhatiannya. Membuatnya jatuh cinta. Cerita ini murni dari imajinasi penulis. Apabila ada kesamaan dalam penamaan atau tempat, itu bukan suatu kesengajaan.
All Rights Reserved
#82
garden
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Secrets and Agreements
  • I Give You Flower
  • A dan I [Complete]
  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • Can We?
  • Ketua Kelas VS Wakil Ketua Kelas (COMPLETED)
  • Planet Tanpa Nama (18+)
  • Arion (End)

Young Adult. Menjalani kehidupan sebagai seorang lady escort, bukanlah pilihan yang diinginkan Jean. Semuanya ia lakukan demi melunasi hutang yang ditinggalkan oleh almarhum ayahnya. Tak ada seorang pun yang mengetahui pekerjaannya termasuk ibu dan Nala, sahabat baiknya serta Arkan, kekasihnya. Hingga suatu hari, Benzana, cowok yang terkenal dengan kenakalan serta otaknya yang mesum itu memergoki Jean saat sedang bekerja. Membuat Jean bingung. Benzana, cowok yang notabene kekasih Nala itu mengetahui rahasia terbesarnya. "Cukup turutin kemauan gue, maka rahasia lo akan aman," ujar Benzana sembari menyunggingkan senyum smirk. Jean menatap tajam ke arah Benzana. "Jangan main-main sama gue, Ben." Benzana mendengus pelan. Kemudian tertawa sinis. "Harusnya lo yang jangan main-main sama gue, Jean." Kemudian cowok itu berjalan meninggalkan Jean yang menatapnya dengan sorot mata berapi-api. Namun langkahnya terhenti. "Ngomong-ngomong, badan lo oke juga," ujarnya tanpa membalikkan badan lalu kembali melanjutkan langkahnya yang tertunda. Bangsat!

More details
WpActionLinkContent Guidelines