CAPTAIN PICKA 2 [COMPLATE]
  • GELESEN 441,505
  • Stimmen 40,762
  • Teile 24
  • GELESEN 441,505
  • Stimmen 40,762
  • Teile 24
Abgeschlossene Geschichte, Zuerst veröffentlicht Jan. 04, 2020
Kamu boleh pergi, bukan jiwamu.
Kamu boleh pergi, bukan nafasmu.
Kamu boleh kembali, bersama semangatmu.
Kamu boleh kembali, bersama aku jejakmu.


Bagaimana seorang Captaines bangkit setelah kepergian sosok perempuan bernama Pickaella. 

2020.
(Update Every Monday)
Alle Rechte vorbehalten
Melden Sie sich an und fügen Sie CAPTAIN PICKA 2 [COMPLATE] zu deiner Bibliothek hinzuzufügen und Updates zu erhalten
oder
#11aku
Inhaltsrichtlinien
Vielleicht gefällt dir auch
Nikotin dan Kafein von diarypastel
20 Kapitel Laufend
"Mau jadi cowok gue?" Kening Niko berkerut dalam. Diperhatikannya cewek yang baru saja memintanya menjadi pacar itu. Gesturnya santai sekali, seakan tengah mengajak lawan bicaranya makan kerupuk. Rambut hitam sebahu yang entah kapan sejak terakhir kali tersentuh sisir, kemeja seragam kumal yang dikeluarkan dengan ujung lengan digulung, tindik memenuhi daun telinga kiri serta rokok yang setia menyelip di antara bibirnya. Raut wajahnya? Datar. Jelas bukan emosi seperti itu yang akan ditunjukkan seseorang ketika menanyakan kalimat sensitif semacan itu. Pandangan Niko menyentuh tiap-tiap sudut kantin yang mampu dijangkau matanya. Mencari sumber dari kekonyolan yang dialaminya saat ini. Cewek di hadapannya ini, pasti sedang terlibat permainan tidak jelas dengan teman-temannya yang tidak kalah tidak jelas. Dan benar, di sudut sana gerombolan pentolan sekolah pembuat onar sedang terang-terangan menonton mereka. Niko tersenyum miring, "Gue yang punya kendali penuh di sini. Gue yang milih, kapan harus nendang lo," kemudian mengulurkan tangan. Sebaris kalimat itu terdengar menyentak di tengah hening yang disengaja tercipta. Sorak-sorai merebak pada detik selanjutnya. Seisi kantin itu cukup mengerti jika Niko memilih menerima. Bukan dengan sukarela tentu saja, melainkan menekankan dengan gamblang jika ia bukan target taruhan semata, tapi juga terlibat di dalamnya. Sebaliknya, cewek itu masih terlihat tidak peduli. Ia mendegus pelan, seolah ucapan Niko sama-sekali tidak mengusiknya. Ringan, Ia berlalu. Menganggap tangan Niko yang mengapung di udara seolah tidak pernah ada sambil berkata, "Terserah." copyright©2019 | Diarypastel Seluruh hak cipta dilindungi undang-undang
Vielleicht gefällt dir auch
Slide 1 of 10
Jetty Journal cover
Hellowinn cover
Forbidden Love: KAISER cover
Queen Bubblegum  cover
ONE MORE TIME cover
DEAR ALETHA cover
Reputation cover
[SS] Touch the Cold Boss [On Going New Version] cover
Nikotin dan Kafein cover
Bulan Terbelah Dendam cover

Jetty Journal

51 Kapitel Abgeschlossene Geschichte

Jordansyah Wijanarko (Jordan) mencintai Kinna. Segala hal dia pertaruhkan demi Kinna. Meski sayang, cintanya bertepuk sebelah tangan. Kinna malah mencintai Kalla. Cantika Jelita Abisena (Jelita) mencintai Jordan secara diam-diam. Tapi, Jordan malah mencintai sahabatnya, Kinna. "Je... gue boleh minta nomor anak baru di ruangan lo?" "Hah... anak baru?" "Kinnanthi." Di mata Jordan, mungkin Jelita hanyalah sebatas mak comblang. Tidak lebih. Tapi, tidak apa-apa. Yang Jelita inginkan hanyalah melihat Jordan bahagia. Dan yang Jordan inginkan melihat Kinna bahagia. Lalu bagaimana akhir dari garis yang tidak pernah bersinggungan ini? 18 +