Charchochesee

Charchochesee

  • WpView
    Reads 259
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 1, 2020
kini tak ada lagi yang bisa di pertaruhkan. sebab sujud dan berlutut tidak akan menjadi suatu kesamaan dalam satu tempat untuk berkeyakinan. semoga tuhan merasa iba , aku sangat berharap. mengalah adalah jalan utama agar kita masih bisa untuk tetap bersama. Pernah terpikirkan untuk ku mantapkan dalam kisah ini . Aku terus mencoba berfikir untuk merelakan tetapi hati tak cukup untuk mengizinkan. Sikapmu yang menandakan arti sebuah kemunduran. Padahal aku sedah sering untuk belajar pengertian.Tolong yakinkan agar aku dapat melepaskan dan memantapkan niatku untuk keputusan yang sangat kau inginkan. Dalam kisah ku ini entah apa yang akan terjadi di hari esok , karena setiap harinya ku jalani dengan sebuah kisah nano-nano dalam sebuah perjalanan. Apakah aku harus merelakan tuhan demi percintaan? Jika harus ku lakukan apakah kalian bisa memberikan tanggapan dan dukungan? . Baca cerita ini bisa? Oke terimakasih:) . Aku sayang kalian
All Rights Reserved
#46
kisahmengharukan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tak punya Ayah, Tapi Aku punya Ibu yang hebat
  • Till I Meet You
  • Aku Begitu Mengagumimu ♡ [BERES📖]
  • Angkasa dan Cerita
  • Perjalanan Cintaku...
  • Jovanka dan Abang Kembar
  • Ananda✔️
  • Menggapai Asa
  • Story Of Love
  • di akhir perang

Prolog Hidup tak selalu memberi pilihan. Kadang, jalan yang kita pilih bukanlah yang kita inginkan, tetapi itu adalah satu-satunya jalan yang tersisa. Seperti halnya Jennie, seorang wanita muda yang terjebak dalam keputusasaan. Hatinya hancur ketika ia tahu bahwa masa depan yang ia impikan bersama lelaki yang ia cintai, Taehyung, kini harus pupus begitu saja. Keputusan Taehyung untuk meninggalkannya saat ia paling membutuhkannya, meninggalkan luka yang tak pernah bisa sembuh. Namun, hidup tidak berhenti di sana. Jennie, meski patah hati, tidak menyerah. Ia melahirkan seorang anak lelaki yang ia beri nama Yeonjun, sebuah nama yang menjadi tanda cinta dan pengorbanannya. Tanpa ayah, tanpa dukungan, hanya ada mereka berdua di dunia ini. Setiap tetes air mata Jennie adalah janji untuk memberikan yang terbaik bagi Yeonjun, meski jalan yang mereka tempuh sangat sulit. Yeonjun, sang buah hati yang sejak lahir hanya mengenal kasih sayang ibunya. Ia tumbuh menjadi anak yang kuat meski hidup di tengah kemiskinan. Tidak pernah sekali pun ia mengeluh tentang kekurangan yang mereka hadapi. Bahkan, sering kali ia tersenyum untuk menenangkan hati ibunya yang lelah, padahal hatinya sendiri sedang terluka, ingin memiliki seorang ayah. Namun, seperti takdir yang tak bisa ditolak, empat tahun berlalu. Jennie dan Yeonjun kini tinggal di dunia yang lebih keras dari sebelumnya. dan meskipun begitu, Yeonjun terus berjuang untuk menyenangkan hati ibunya yang selalu ia cintai lebih dari apapun. suatu ketika Taehyung kembali, tapi bukan untuk memeluk mereka, melainkan untuk melihat betapa kerasnya hidup yang harus dijalani Jennie dan Yeonjun. Betapa kesalahan dan penyesalan membelenggunya, namun semuanya terlambat. Apakah Jennie akan memaafkannya? Apakah Yeonjun akan menerima kenyataan bahwa ayahnya tidak pernah hadir untuknya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines