Titik Temu

Titik Temu

  • WpView
    Reads 102
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 26, 2020
Siklus hidup beserta elemen yang mengikutinya tak jarang menghantarkan manusia pada posisi yang kurang menguntungkan. Tapi bagaimana perspektif kita sebagai pelaku nyata semesta ini? Bagi Apsa, manusia harus selalu siap dengan segala kejutan yang dihadirkan dalam garis hidup manusia. Perihal apapun itu! Termasuk persoalan hati. Namun, kesiapan itu rupanya dapat membelot karena tamparan realita yang kian hari kian mendera. Mulai dari jalur lintas masa depan dan kisah cinta yang secara malang melintang berdistansi dari ekspektasi. Siapkah bila keteguhannya itu bertatap muka dengan takdir dari Sang Pencipta? ~yenimurdia
All Rights Reserved
#128
inspiratif
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Yang Pernah Patah
  • Surat Untuk Takdir [ ON GOING ]
  • Tafsir Cinta Keshwari
  • Meneroka Jiwa 2
  • Narasi patah hati
  • MY HOPE IS YOU (END)
  • BROKEN HEART [END]
  • R E T A K  (TAMAT-SUDAH TERBIT)

Menikah dengan kekasih yang sudah menjalin hubungan selama sepuluh tahun dengannya adalah impian terbesar Ishana. Namun, rupanya takdir berkata lain. Di saat semua persiapan acara pernikahan hampir sempurna dan hari pernikahan tinggal menghitung jari, tiba-tiba semua digegerkan dengan pengakuan adik perempuan Ishana satu-satunya ... bahwa adiknya itu ternyata tengah mengandung anak dari calon suami Ishana. Hati Ishana hancur lebur. Impian-impiannya untuk masa depan seketika mengabur. Kepercayaannya diluluhlantakkan dalam sekejap. Ishana melanjutkan hidupnya dengan didekap oleh rasa sakit hati dan kekecewaan yang teramat dalam. Hingga suatu waktu, dia bertemu dengan seseorang. Namanya Arsenio, seorang lelaki duda yang pernah sama-sama merasakan apa yang Ishana rasakan. Akankah dua orang yang hatinya sama-sama pernah dipatahkan sedemikian hebatnya oleh perasaan bernama cinta, bisa merasakan cinta lagi? _ _ _ "Untuk hati yang pernah patah, percayakanlah semua pada waktu. Kesakitanmu akan berujung sembuh dan patahmu akan kembali utuh."-Ishana Swastika Prameswari. - - - Yang Pernah Patah - - -

More details
WpActionLinkContent Guidelines