Hilang Arah

Hilang Arah

  • WpView
    Reads 404
  • WpVote
    Votes 40
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 5, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Tidak ada satupun manusia yang terbiasa dengan kehilangan. Kayla, gadis yang kini sedang kehilangan arah. Gadis yang tengah sibuk mencari celah kemana ia akan melangkah. Dunianya gelap, hanya mengenal hitam dan abu-abu. Masa remajanya diisi dengan serangkaian masalah yang silih berganti. Ia seorang diri, melangkahkan kakinya untuk tetap bertahan. Semuanya menjauh, semuanya pergi. Namun, ada sosok yang membuatnya kembali percaya kalau dunianya bisa mengenal warna lain selain hitam dan abu-abu. Ada sosok yang kembali menumbuhkan kepercayaan dirinya untuk berubah menjadi lebih baik. Kemudian, kehilangan dan kesedihan berlapiskan sakit yang amat sangat harus kembali menghantamnya. Membuyarkan pikirannya, Mengalutkan perasaannya, dan Menghancurkan hidupnya. Akankah Kayla tetap bertahan? Meski sesak hidupnya hampir menggerogoti seluruh perasaannya?
All Rights Reserved
#157
ryan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SADDAM & KAYLA
  • Kavelo
  • RAPUH
  • REDIGUEZ FAMILY || END
  • KAIREL [END]
  • Cyara's Harem [End]
  • Tikungunya
  • Rumah Penuh Kaca [COMPLETED]

Kehangatan keluarga telah membentuk Kayla menjadi sosok gadis yang ceria, penuh kasih, dan peduli pada sesama. Senyumnya membawa terang, tawanya juga menjadi melodi yang menenangkan. Meski usianya masih muda, Kayla menyimpan mimpi besar yang ia pelihara dengan penuh harapan. Berbeda dengan Saddam. Ia tumbuh dalam lingkungan yang keras, diwarnai luka dan ketidakadilan. Perceraian orangtuanya sejak ia masih kecil meninggalkan celah yang tak pernah benar-benar terisi. Pada akhirnya, luka-luka itulah yang menuntunnya ke jurang yang tak ia sadari-terjebak dalam lingkaran gelap, pergaulan yang salah dan rasa marah yang tak pernah bisa diutarakan. Takdir, seperti biasa, punya caranya sendiri yang tak terduga. Dua hati yang begitu bertolak belakang -bagaikan siang dan malam-, dipertemukan dalam satu garis takdir. Namun, apakah keduanya akan menemukan jalan untuk bersatu? Meskipun banyak perbedaan dan tantangan? "Cause if it wasn't with you, it would never be the same." -SADDAM Bacalah kisah Saddam & Kayla untuk mengetahui lebih lanjut. By Felicia N Bagiono @felinatha ***** Credit image to Pinterest.

More details
WpActionLinkContent Guidelines