Bring Me Back [COMPLETED]

Bring Me Back [COMPLETED]

  • WpView
    Reads 2,335
  • WpVote
    Votes 286
  • WpPart
    Parts 31
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 29, 2020
Hai, namaku Mila. Kata orang-orang, masalah itu untuk dihadapi, bukan dihindari. Tapi bagiku, masalah itu lebih baik jika dinikmati saja. Karena semua yang indah akan datang dengan sendirinya. Namun, seiring berjalannya waktu, banyak yang berubah dalam hidup aku. Jawabannya adalah "mereka" yang tak henti-hentinya memberiku pelajaran dan pengajaran dalam setiap masalah yang menimpa. Lalu bagaimana jika justru diriku sendiri yang membuat mereka sengsara? Btw, maaf kalo banyak kesalahan yaa.. authornya masih dibawah umur soalnya wkwk Terus juga, ini ceritanya campur aduk, ada masalah keluarga, cinta, persahabatan, dll. Semoga kalian ga bosen🖤 Thankyou buat yang udah mau baca😋 Jangan lupa vote, comment dan share😁 Enjoyyyy😉
All Rights Reserved
#41
mila
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Perihal Dia Dengan Sejuta Tawa (END)
  • BROKEN SANDRA (END)
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • SADDAM & KAYLA
  • Cecilia (COMPLETED)
  • Alviandra ; He's My Boyfriend
  • KESAYANGAN RAKHA
  • Complicated
  • DISA | broken

💢Stop plagiat "Aku hanyalah rumah yang tak pernah dipilih untuk pulang." "Hidup tanpa bisa mengingat apapun, apa masih bisa disebut hidup?" Karel tumbuh sebagai anak yatim piatu, hidup di antara orang-orang yang ia temui setiap hari namun tak pernah benar-benar terasa dekat. Yang ia bawa hanya satu harapan sederhana, memiliki rumah selayaknya. Harapan itu seolah terjawab ketika ia diangkat menjadi bagian dari keluarga Winata. Namun alih-alih disambut sebagai keluarga, Karel justru harus lebih dulu menghadapi penolakan dari saudara-saudaranya sendiri. Setiap langkahnya menjadi pembuktian, setiap keberadaannya selalu dipertanyakan. Dan ketika ia hampir percaya bahwa usaha dan kesabarannya akan berbuah, takdi kembali mengambil alih. Ia dipaksa menerima kenyataan yang jauh lebih menyakitkan, bahwa ada hal-hal dalam hidup yang tak bisa ia diperjuangkan, selain hanya bisa pasrah. SEBELUM LANJUT JANGAN LUPA FOLLOW DULU..

More details
WpActionLinkContent Guidelines