DIOXIGWEN

DIOXIGWEN

  • WpView
    Reads 97
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 25, 2021
Gwen menyukai Dioxi sejak dirinya masih duduk di bangku SMP. Kisah cinta mereka baru terealisasikan setelah Gwen lulus SMA. Dalam benak gadis itu, menjalin hubungan dengan Dioxi adalah sebuah keberuntungan. Hingga pada suatu masa, ketika usianya telah menginjak angka 25 tahun, Dia merasa semua berjalan begitu membosankan. Gadis itu sedang berada pada titik jenuh setelah kurang lebih 8 tahun menjalin hubungan. "Kita akhiri saja, ya?" "Maksudnya?" "Kita putus." Dioxi mengernyitkan dahi, Akhir-akhir ini gadis itu memang sedikit aneh. tapi ini bukan kali pertama mereka menghadapi situsi seperti ini. "Alasannya?" "Aku lelah." "Lagi ada masalah sama pekerjaan? Istirahat dulu ya. Dan jangan mikir yang aneh-aneh lagi." "Tapi...," Dan selalu saja berakhir seperti ini. Lalu Gwen harus beralasan apa lagi?
All Rights Reserved
#13
gwen
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • It HURTS
  • Little Dragon
  • Sister or More
  • Kumpulan Novelet Romansa (one shoot)
  • A Memory of You
  • FRIENDZONE ( Dion & Alena)
  • Boy Friend or Boyfriend?
  • Hello,Man!
  • Story of Desi (completed)
  • CHANZEL
It HURTS

Teman-teman bilang, kisah cinta gue itu pasaran. Naksir tapi cuma bisa memendam (kalo lo bilang gue pengecut, itu artinya bukan hanya gue aja yang lo judge tapi juga jutaan cewek yang naksir diam-diam). Sebenarnya sih itu udah kelewat lumrah. Yang langka terjadi di realita adalah.... punya sahabat berbeda jenis (cowok cewek maksudnya) dan parahnya lo naksir dia! Yupss. Itu yang sedang gue alami. Percayalah, rasanya berjuta kali lebih nggak enak dibanding lo naksir cowok terkeren di sekolah. Seakan ada sesuatu yang salah dan nggak pada tempatnya. Wajar sih, karena memang nggak seharusnya ada rasa "cinta" di tengah persahabatan. Tapi mau gimana lagi? Beruntung buat gue kalo perasaan itu melekat di kedua pihak. Nah, kalo nggak? Kan sakit. *** Peniu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines