wonderwall

wonderwall

  • WpView
    Reads 50
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 11, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
cerita ini tidak copy dari lapak komik yh ini bersih dari imajinasi saya sendiri okh😊😆 menceritakan tentang dua laki2 yang menjaga hati maupun fisik seorang wanita yang dulu pernah mereka sakiti..... . . . -Aku mungkin gila karna apa,karna aku mencintai kakak ku sendiri,mencintai dengan maksud lain yaitu mencintainya sebagai laki laki bukan sebagai saudara kandung. Saat aku menyadari bahwa cinta ini akan sia sia sebuah fakta mengatakan bahwa aku bukan lah adiknya..... Rasa kecewa dan senang pun muncul di benak ku,rasa kecewa karena semua orang berbohong kepada ku selama bertahun2 termaksud kakak ku dan rasa senang karna mungkin aku bisa mencintainya dan menikahinya:). Namun ternyata kesenangan itu tidak akan terjadi karna aku tau Kakak ku tidak mencintai ku,maksudku dia memang mencintai ku tapi bukan sebagai wanita tapi sebagai adik/saudara kandung:(....Di saat rasa sakit dan putus asa ini datang aku menemukan dia,Iyah dia laki laki yang datang di depan mataku namun sepertinya dia tidak mencintai ku, dia datang pada ku dan perduli kepadaku hanya kasihan karena diriku yang begitu malang ....Rasa sakit ini menyatu menjadi satu menyebab kan trauma yang sangat mendalam dan saat itulah aku tidak lagi mempercayai apa itu yang di namakan mencintai dan di cintai?:(...Aku pun berusaha keras melupakan rasa sakit ini dengan berbagai cara yahh dengan cara memfokuskan kepada sekolah ku dan selalu belajar giat saat itulah aku berhasil melupakan rasa sakit dan tidak pernah mencintai siapa pun lagi... Namun saat aku memasuki Sekolah Menengah Atas... prinsip ku tentang cinta yang mati mulai hidup karna 2 orang yang dulu pernah menyakitiku. kepo kepo kepo!!!😆mariii kita baca kisah hidup gadis ini dengan seksama😆!!!! Are you ready to journey love girls ?😃!!! jangan lupa di reading list nya yh😊😆!
All Rights Reserved
#30
derama
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • You're Here, But Not For Me
  • SO PRECIOUS (PART COMPLETE)
  • Me and My World
  • Breathe
  • Admire Or Love
  • RE-SILIENCE (END)
  • DEAR "SECRET LOVE"
  • Shena Aquella {SELESAI}.
  • Menyerah atau Bertahan?

Katanya, tatapan bisa bohong. Tapi kenapa setiap kali mataku dan matanya bertemu, jantungku selalu membocorkan semuanya? Aku yang diam-diam menyimpan perasaan, dan dia... entah menyembunyikannya, atau memang belum menyadarinya. Kadang aku berharap dia gak lihat. Tapi kadang juga kecewa waktu dia beneran gak lihat. Lucu ya? Dan aku? Aku tetap di sini. Setiap kali aku melihatnya, aku hanya bisa menatap dari kejauhan, menyembunyikan perasaan yang tak pernah terucap. Aku takut, jika aku mengungkapkannya, semuanya akan berubah. Jadi, aku memilih diam, menikmati setiap momen kecil yang bisa aku curi bersamanya. Aku sering bertanya-tanya, apakah dia pernah merasakan hal yang sama? Namun, aku terlalu takut untuk mencari tahu jawabannya. Karena jika ternyata tidak, aku harus siap menerima kenyataan yang menyakitkan. Aku tahu, ini bukan cinta yang sehat. Tapi bagaimana aku bisa berhenti mencintainya, jika setiap detik aku hanya memikirkannya? Aku mencoba untuk menjauh, untuk melupakan perasaan ini. Namun, semakin aku mencoba, semakin aku terjebak dalam perasaan yang sama. Seolah-olah hatiku menolak untuk melepaskan. Aku membayangkan bagaimana rasanya jika dia tahu perasaanku. Apakah dia akan menjauh, atau justru mendekat? Namun, semua itu hanya ada dalam pikiranku. Aku menulis tentangnya, tentang perasaanku yang tak pernah sampai. Menulis menjadi pelarianku, satu-satunya cara untuk menyalurkan perasaan ini. Karena aku tahu, aku tak akan pernah bisa mengatakannya langsung padanya. Aku hanya bisa diam dan menahan semuanya sendiri. Tapi mungkin, inilah caraku mencintai. Dalam diam, tanpa harapan, tapi penuh ketulusan. Aku tahu, mencintai dalam diam adalah pilihan yang menyakitkan. Tapi aku juga tahu, ini adalah satu-satunya cara agar aku tetap bisa berada di dekatnya. Meskipun hanya sebagai teman, aku sudah cukup bahagia. Karena setidaknya, aku masih bisa melihat senyumnya setiap hari.

More details
WpActionLinkContent Guidelines