Bad Girl And Religius Boy

Bad Girl And Religius Boy

  • WpView
    Reads 60
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 2, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Seorang gadis yang terlahir dikeluarga alim namun memiliki sifat yang bad dan sangat berbenturan dengan norma yang ada di keluarganya. Dan tiba-tiba bertemu sosok alim yang mampu membuat dirinya jatuh hati. Mampukah dia menemukan jalan bahagianya? Jika tau mencintai serumit ini, mungkin aku sudah mundur sebelum jatuh-Lila Amanda Wirawan Dia tak begitu seperti wanita idaman, namun dirinya yang membuat bergetar-Ahmad Fikri Hasanuddin Yuk ikutin terus ceritanya.
All Rights Reserved
#316
islamic
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lembar Terakhir Surat Untuk Dika
  • KarnaMu Aku Mengenal Allah
  • Sebening Cinta
  • TAKDIR ALYA
  • Langkah yang Kembali
  • ALGHAFIR [TAMAT]
  • TOUCHED (End)
  • Menata Serpihan Takdir [COMPLETED]
  • SECRET ADMIRE [revisi]
  • Merried

"Tentang hari ini Dik, seni mencintaimu harus ku akhiri dengan kesedihan dan kebahagiaan yang mendalam. Kau sudah menemukan kebahagiaan yang selama ini kau cari. Salut untukmu Mil, kamu perempuan hebat. Dan ku titipkan semua aksaraku padamu, sebagai bait kata yang menemukan penyair baru. Puisiku akan terus tumbuh, meski aku tak lagi dapat merangkainya" Kisahh ini bercerita tentang Anima, gadis cantik asal Solo yang sedang dalam tahap berhijrah. Ia bukan seorang pendosa. Namun, betapa susahnya istiqomah menjalani perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Terlebih lagi, hal yang lebih sulit dialaminya ketika keimanannya diuji oleh hadirnya sosok Andika Ahmad Firdaus dalam hidupnya. Teman SMA yang sedang menjalani pendidikan TNI. Seseorang yang hanya bisa dirangkul dari jauh tanpa bisa menyentuhnya. Memeluknya dalam hati, mencintai sendirian. Iman yang kokoh bahkan sesekali tersungkur, membuatnya lelah dan selalu dalam keputus asaan. Hingga pada akhirnya, melepaskan adalah sebaik-baiknya bentuk mengikhlaskan. Sebab jatuh cinta adalah takdir, mencintai adalah pilihan. Dan Anima telah memilih untuk mencintai dengan cara yang paling menyakitkan. "Akan ku kantongi kegagalanku hari ini. Tidak akan ku buang. Nanti akan ku lihat kembali ketika kemenangan sudah menghampiri." Hatiku yang berkata. Rancu. Setiap hari selalu rasa letih yang ku rasakan. Entah apa yang membuat aku setegar itu sampai saat ini. Hanya iman yang kumiliki. Ini adalah kisah muslimah yang merangkak menemui Tuhannya dalam cinta yang tak seharusnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines