We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Reminiscence | Chanbin

Reminiscence | Chanbin

  • WpView
    Reads 217
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 2, 2020
WpInfo
Fanfic
Ketika Pilar-pilar Es dalam dirinya mulai mencair dan runtuh karena Sang Mentari. Saat itulah Ia merasa bahwa eksistensinya begitu berarti. Namun bagaimana bila Sang Mentari menghilang dari kehidupannya? Akankah Dia tetap bertahan. Atau memilih untuk hancur bersama reruntuhan pilar-pilar yang Ia bangun sendiri? Chan!centric Age gap!Chanbin Maincast!Chanbin Warn : This fic contains Mature content, a lot of drinking, Drug usage, Disorder, please deal with that:)
All Rights Reserved
#19
chanbin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Drowning
  • Destiny | [Minsung]✔
  • Little Star ✓ [Lee Know ft. Bang Chan & Hyunjin]
  • Kumo (Branching Of Wind Breathing) • HIATUS
  • Save Me [Changkyun]
  • Until The End - YiZhan [一战] | WangXian [忘羡]✓✓
  • Beloved Man Of The God's
  • | Breaking Fate For You • Minsung |
  • Bad Daddy!
Drowning

[M] Pada suatu pagi, Kaivan menemukan dirinya terkapar di tepi hutan belantara tanpa pakaian. Dia linglung, beberapa penduduk yang menemukan dirinya berusaha menolong, tetapi dia malah berteriak ketakutan. Kedua matanya menatap nyalang, sedangkan tubuhnya yang telanjang coba dia bersihkan dengan rumput-rumput yang tumbuh selutut orang dewasa itu. Di usia dua puluh satu tahunnya, Kaivan mendapati dirinya mengalami pelecehan seksual oleh lima orang seniornya di kampus. Namun sebagai lelaki, dia tidak mungkin menceritakan itu pada orang-orang. Masyarakat akan menertawakan dirinya. Tubuh tinggi dan tegap itu diperkosa oleh orang-orang bertubuh jauh lebih mungil darinya adalah sebuah lelucon yang tak akan pernah berhenti di bahas oleh orang-orang. Maka Kaivan memilih untuk memendam semuanya sendirian, hingga akhirnya dia ditemukan oleh sahabatnya dengan kondisi nyaris mengakhiri hidupnya. Lantas di sana kisah Kaivan dimulai, di sebuah dinding putih rumah sakit dengan bau obat yang kelewat menyengat penciuman. Tubuhnya yang teramat dia sayangi tak lagi terurus, Kaivan yang terkenal tampan perlahan menghilang tergantikan oleh depresi yang membuatnya tak mau bertemu orang termasuk sahabatnya. Pada akhirnya Kaivan mengalami PTSD, sehingga dirujuk ke rumah sakit jiwa untuk mendapatkan penanganan profesional. Lantas di sana dia bertemu dengan seorang psikolog, yang entah kenapa malah berhasil membuatnya jatuh cinta. Namun kode etik yang dimiliki memaksa perempuan itu untuk menjauh dan membuat Kaivan kelimpungan. Bagaimana kisah Kaivan selanjutnya? Akankah dia berhasil mengatasi dirinya dan sang pujaan hati?

More details
WpActionLinkContent Guidelines