Story cover for MARRIED WITH REVAN  by naufliarhmh_
MARRIED WITH REVAN
  • WpView
    Reads 54,698
  • WpVote
    Votes 3,525
  • WpPart
    Parts 14
  • WpView
    Reads 54,698
  • WpVote
    Votes 3,525
  • WpPart
    Parts 14
Ongoing, First published Jan 06, 2020
hobi nya adalah membuat video 

Suka jalan jalan , suka kulineran dan suka naik gunung turun gunung . 

Dia adalah Revan Prayuda seorang youtuber yang mempunyai banyak fans fans . Muka nya yang tampan  membuat para kaum hawa selalu menunggu video nya . Sikap nya sangat hiperkatif dan jahil mempunyai sisi kelam yang ia tutupi .

Banyak yang Revan inginkan , ia tak ingin berkeliling di indonesia saja melainkan ingin berkeliling di seluruh dunia dan penjuru dunia . 

Tapi hanya satu yang belum terlaksana yaitu menikah !  

Sabrina Maura John gadis cantik , pintar dan sangat aktif . Hobi nya jalan jalan dan kulineran serta membuat video . Setiap diary ia tulis apa saja yang keinginan nya belum ia capai selama ia hidup di dunia ini . 

Impian yang ia belum laksanakan adalah menikah . 


" Lo lagi lo lagi heran gue sama lo setiap gue bikin video ada lo mulu ". Omel Revan 

"  Siapa juga yang mau ketemu lo ". Jengkel Sabrina 

" Lo ikutin gue kan , biar viral kan ". Ucap Revan 

" Idih sorry sorry to say ye , Gak minat gue ikut lo , kerjaan gue banyak ". Ucap Sabrina 

" awas lo ikutin gue lagi , gue nikahin lo ". Ucap Revan 

" Najis tralalala nikah sama lo ". Ucap Sabrina

~~~

" ASTAGFIRULLAH KALIAN NGAPAIN ?! ," Teriak Ayah Maher . 

" AAAAAAAA LO NGAPAIN DI KAMAR GUE ?! ," Teriak Sabrina . 

" Stop maksudnya apa sih ? kenapa kalian ada disini ? ini rumah saya ? ," Tanya Revan setengah sadar efek mabok . 

" Mabok nih bocah ," Ucap Ayah Maher.




Apa yang terjadi seterusnya ?? 
Penasarankan ? Yuk di baca
All Rights Reserved
Sign up to add MARRIED WITH REVAN to your library and receive updates
or
#808benci
Content Guidelines
You may also like
My Sweet Polar Husband [End] by aksaraberceloteh
54 parts Complete Mature
Baru pertama kali petualang ke gunung niatnya melepas penat, eh malah hampir jatuh ke jurang. Untung aja selamat, tapi malah berakhir lebih parah di suruh nikah dalam keadaan ngawur. "Aduh, Ya Allah hamba masih banyak dosa dan sering nakal sama orang tua. Belum rasain nikah juga. Jangan engkau cabut nyawa hamba dengan tragis begini."ucap gue panik sambil memegang ranting erat sambil sesekali berteriak keras meminta tolong berharap ada yang mau tolongin gue. "Oke lo tenang dulu. Tarik napas dulu rileks. Habis itu pegang tangan gue erat."ajak Mas Reza ke gue dengan memenangkan. "Ini gue mau mati Mas. Gak bisa tenang woyy. Gue belum rasain nikah nih."balas gue ngegas padahal masih tegang antara hidup dan mati. "Pegang erat cepat."bujuk Mas Reza ke gue yang akhirnya gue berhasil meraih tangan Mas Reza. Brukkk "Astaghfirullah. Dasar anak muda zaman sekarang, sempatnya di hutan berbuat mesum. Kalau begitu kalian wajib di nikahkan sekarang! Jangan sampai nenek moyang leluhur di sini murka." "Yaelah Pak. Saya ini hampir aja mati di jurang. Saya saja gak ada hubungan sama Mas ini." "Pokoknya kalian harus ikut kami sekarang juga! Sebelum itu hubungi keluarga kalian!" SAH..!!! Seketika dunia kejombloan gue berakhir dengan nikah di desa terpencil tanpa wali orangtua gue. Berakhir purna sudah masa lajang gue bersama Mas Reza yang kalemnya masyaAllah dan cerdasnya kebangetan. Cerita ringan konfliks ya gengs😎 Yuks baca tambahkan ke perpustakaan kalian. Bila berkenan beri vote dan komentar bijak. Terima kasih🤗 Asli karya sendiri anti plagiat dan tidak menerima karya ini diplagiat! Start : 16 Juli 2020 Finish : 7 Oktober 2020
A [Completed] by IniAku-BukanKamu
59 parts Complete
"Jangan liatin gue kayak gitu, gue ga suka." Ucap Aya terang-terangan. "Aya," panggilan itu entah kenapa terasa berbeda, Aya menjadi gugup. "Hm?" Aldi justru kembali diam, lagi-lagi malah menatapnya. "Kak sumpah gue ga suka ditatap lawan jenis begini. Lo to the point aja mau bahas apa, kalau engga lo bisa balik." Ucap Aya akhirnya. Aldi justru mengotak-atik ponselnya kemudian di sodorkan ke Aya. "Kenapa?" "Liat aja," Tanpa rasa curiga Aya mengambil ponsel itu. Ada sebuah video berlatarkan ruang rawat Ayahnya. Aya menatap Aldi bingung sebelum memutar video itu. Tangan Aya bergetar, inikah alasan Ayahnya meminta agar ia jangan membenci sang Ayah? "Tolong berusaha ikhlas dengan keputusan Ayah, tolong jangan benci Ayah karena itu." Ucap Ayahnya saat itu. Aya tidak tau harus apa. Aya tau pernikahan dalam video ini sah, setidaknya dalam agama. Jadi ia sudah menjadi istri Aldi dari kemarin? Dan tidak ada satupun yang mengatakannya? Bahkan Ayahnya juga tidak bertanya dahulu apa ia mau atau tidak. "Ayah tidak salah, beliau tidak ingin lo sendiri." Ucap Aldi hati-hati. "Tapi kita cuma orang asing. Lo bisa-bisanya nikahin gue gitu aja. Gimana kalau gue orang jahat? Gimana kalau lo yang orang jahat? Gu-gue..." Aya menggeleng. "Gue gatau," lanjut Aya pelan. Apa karena ini juga Papa Aldi mengatakan kalau Aya sudah mengambil anak laki-lakinya? Jadi Papa Aldi tidak merestui mereka? Rasanya Aya semakin dibuat pusing. Aya menggeleng, "Ini, ini semua masih ga masuk akal." Aldi tau Aya tidak akan menerima dengan mudah. Tapi ia sudah berjanji, tidak hanya dihadapan Ayah Aya dan para saksi, tapi juga dihadapan Allah.
You may also like
Slide 1 of 9
My Crazy Neighbor (Completed) cover
Pengen Nikah [Repub] cover
Istri Sah Ikky [B×B] cover
The Somplak Wedding cover
friendship dump cover
My Sweet Polar Husband [End] cover
Weird Wedding ✓ cover
Silent, Please! (Re-up) cover
A [Completed] cover

My Crazy Neighbor (Completed)

43 parts Complete Mature

Cerita dewasa 18+ WAJIB FOLLOW SEBELUM MEMBACA! Revan menghela napasnya gusar. Lelaki itu memilih duduk di teras rumah dan mengselonjorkan kaki nya. "Om? Nih buat Om" Revan menatap permen lolipop di depannya dan menatap si pemberi permen tersebut. "makasih" Ucap Revan mengambil lolipop tersebut. "Om sedih ya disuruh keluar negeri?" Tanya Gaby yang ikut duduk di dekat revan. Gaby dengar semuanya saat Bunda Revan mengomeli lelaki itu. "Bukan cil" balas Revan sendu. "Terus apa?" "Saya sedih karena ayam saya meninggal" Ucap Lelaki itu melahap lolipop nya. Jujur saja dia tidak sedih di pindahkan di luar negeri, dirinya malah senang bisa melihat bule tiap hari. "Om gak punya uang buat beli ayam ya? Caranya dapat uang biar bisa beli ayam lagi gimana?" Tanya Gaby. "Kamu mau bantu saya biar bisa beli ayam?" Tanya revan menaikkan sebelah alisnya. "Mau!, caranya gimana?" Tanya Gaby balik. "Ayok ngelonte" Balas Revan. "Ngelonte itu apa?" Revan memutarkan bola matanya malas "Ngelonte itu dapat duit, bisa bikin tetek kamu gede juga, kamu mau gak?" Tanya Revan. "Mau!" Mendengar jawaban Gaby, langsung saja Revan menggendong bocah tersebut ala karung beras. Gaby teringat jika belum minta izin maka dari itu gadis itu teriak agar Mamahnya yang sedang menyapu mendengar suaranya. "Mah! Aku izin mau pergi sama Om Revan!" Teriak Gaby. "Kemana!" Balas Mamahnya teriak. "Ngelonte Mah!"