Jeruji Bait

Jeruji Bait

  • WpView
    LECTURAS 135
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Partes 5
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, mar 9, 2020
WpInfo
Poesía
Apakah rumahku tak nampak, Ada anak hati dalam rumah kecil ini, Sang pemilik yang kesakitan, Sang pemilik yang tak bangun dari injakan, Sang pemilik yang rela oleh cambukan, Hingga sampai kapan, anak hati tak layak miliki persinggahan baru? Pemilik sepotong jiwa inginkan menutup kisah lalu. Highest rank: 1. Buku puisi (12/03/2020)
Todos los derechos reservados
#867
sastra
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Padam Nelangsa
  • REGATHAN [END]
  • Telatkah Kukatakan Ana Uhibbuka Fillah (Sudah Terbit)
  • Rintik Hujan
  • Aksara Tak Bertuan
  • Jatuh Cinta itu Luka
  • Kalaya [END]
  • {PERKATA} Selesai
  • Luka Lara Luna || END
  • PROSPECT HEART (End)

[CERITA DIPRIVATE, FOLLOW DULU SEBELUM BISA BACA LENGKAP!] Bilwa, Gumaira Bilwani, Anak sekolah sekaligus anak seorang pelacur yang harus berjuang mencari pertolongan dari kakak satu-satunya yang berhasil melarikan diri agar terhindar dari bisnis prostitusi orangtuanya. Ia tidak ingin kehormatannya direnggut dan masa depannya hancur akibat ketamakan orangtua yang tega menghalalkan segala cara demi gemerlap dunia. Namun, bagaimana bila pertolongan bukan datang dari sang Kakak melainkan dari guru mengajinya yang menjodohkan Bilwa dengan sang putra, Sagara Senoditama, demi menyelamatkan marwah gadis itu? UPDATE SETIAP KAMIS ✨✨✨✨ "Kalian benar-benar orangtua biadab!" Ucapan dari belakang membuat ketiganya terkejut. "Saya tebus balik, Bilwani!" Ucapnya lagi dengan lantang. "Umi...?" "Dengan syarat, Setelah itu, Bapak bersedia menikahkan Bilwani dengan putra saya." ✨✨✨✨✨ "Saya nerima pernikahan ini bukan karena apa-apa selain Umi," Tambah Saga saat mereka melangkah kembali ke meja Umi Jana. Lalu mengapa Umi Jana mengatakan yang sebaliknya tentang pria itu? "Dan pilihanmu keliru buat jadiin Umi umpan kelicikanmu itu," Tambahnya tanpa melihat ke arah Bilwa. "Mungkin Umi bakal nerima, tapi saya enggak, nggak akan pernah." "Jadi... tugasmu cuma mikir sekali lagi," Ucap Saga menggantungkan kalimatnya. "Apa tetep mau lanjutin perjodohan ini kalau saya tawarkan kamu kehidupan rumah tangga rasa neraka?" •••••••••• 🥇🥇🥇 #1 Teenlit (3 Oct 2025)

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido