Senja Berikutnya [SATU]

Senja Berikutnya [SATU]

  • WpView
    Reads 83
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 26, 2020
Perjalanan ketidak sengajaan yang berujung peluh, air mata, dan pengorbanan. Alya sudah siap menyambut hari di Sekolah nya. Siapa yang sangka gadis cantik blasteran sunda jerman ini bisa kenal dengan manusia unik seperti Raka ditengah-tengah keseriusannya dengan sekolah. Hanya cerita cinta klasik yang dibumbui banyak drama manusia. Masalah klise yang mungkin setiap remaja merasakannya. Hanya ada satu jurang tanpa dasar yang sempat dialami Alya. "Be with me", "Stay with me", "Don't leave me", But ended with "Good bye". (Cerita ini di ketik berdasarkan kisah nyata dari seorang manusia yang tidak ingin disebutkan namanya. Be Enjoy~)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Crazy Couple [End] ✔
  • THE CLIMB [Completed]
  • Dalam Rintik yang Sama
  • GILANG ABRAHAM
  • FALCATE
  • ALVANSA [Completed]
  • Because | ft. MARKLEE✔[ON GOING]
  • Antara Garis dan Tatap
  • AKSARA ( ON GOING )

"Tapi lo beneran nggak marah sama gue, kan?" "Nggak kok." "Serius?" "Susah juga buat marah sama lo," tukas Arraja cuek, tapi berhasil membuatku melengkungkan senyum tipis. "Habis, kalau gue marah beneran, gue takut..." Arraja menatapku dalam-dalam. Senyumku terkulum semakin lebar, siap mendengar kata-kata bucin dari Arraja. Jika benar itu terjadi, harusnya aku menyiapkan ponsel untuk merekam suara Arraja yang akan berkata romantis kepadaku. Pasalnya, bisa dihitung pakai jari berapa kali Arraja mengucapkan kata-kata manis yang sukses membuatku terharu. "... gue takut lo bunuh diri, Ay." "Triple O em ji... kok bunuh diri? Gue nggak ada niat sampai ke arah situ ya!" Aku berdiri, memalingkan muka ke arah lain. Kurang ajar! Kukira dia hendak mengucapkan kata-kata manis. "Ya iya... coba bayangin kalau gue marah sama lo, ngediamin elo, bahkan ninggalin elo. Apa lo nggak merasa sedih? Dan hal itu nggak menutup kemungkinan membuat lo jadi frustrasi, terus bunuh diri." "Dasar cowok gila!" "Lo nggak sadar diri? Lo juga gila! Kita berdua kan sama-sama crazy!" Genre : Action, Drama, Romance, Comedy.

More details
WpActionLinkContent Guidelines