T R O U B L E |¦ YaowenZhixin

T R O U B L E |¦ YaowenZhixin

  • WpView
    LECTURAS 9,428
  • WpVote
    Votos 1,097
  • WpPart
    Partes 12
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, may 7, 2020
WpInfo
Fanfic
"gua pasti bisa dapetin kak Yaxuan! Liat aja nanti kau bangsat!"-ZhuZhixin "heh anjeng! Ngaca lu, lu tu cantik pasti kalah sama gua yang ganteng ini"-LiuYaowen Cerita tentang persaingan antar dua kaum adam yang merebutkan seorang lelaki cantik bernama Song Yaxuan, dan malah terjebak dengan sikap dan perasaannya masing masing. Dan juga cerita kesialan Zhixin yang terus menimpa bagai hujan deras sebelum Imlek. Warn! BxB area:) Bahasa Non Baku. ALURNYA GAK JELAS. Cerita amburadul gini diplagiatin. GAADA OTAK LU?! Ampas. Mejeng di draf 10.01.20 Dipublish 23.01.20 ©dareniellesh_
Todos los derechos reservados
#1
zhuzhixin
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • too beautiful to notice (YananTianjiarui)(END)
  • ONLY YOU(只有你)
  • Putra Mahkota Dua Kerajaan
  • RINDU | SOOKAI
  • gua abang lo bukan ade lo

short story. seorang anak tak pernah meminta kepada orangtua nya untuk dilahirkan, pun sama hal nya seperti orangtua yang tak ingin anaknya terlahir menjadi manusia yang cacat. namanya, Longshen, putra bungsu dari tiga bersaudara yang terlahir tidak sekuat kedua kakak laki-lakinya. cacat, tidak memiliki emosi, dan selalu disebut sebagai aib dari keluarga. _________ bagi Yuan wudi, terlahir sempurna adalah sebuah malapetaka. malapetaka yang siap untuk meledak kapan saja dan dimana saja. diagungkan, dipuja-puja, disanjung, dianggap sebagai sebuah aset yang berharga, ternyata tak semembahagia-kan yang sempat dia duga. justru... ini semua cenderung menyebalkan. __________ "Meskipun aku tidak menginginkan kesempurnaan ini, bukan berarti aku harus disandingkan dengan orang cacat seperti dia!" itu adalah kalimat pertama yang Longshen dengar saat kakinya menginjak istana megah yang selama ini orang-orang idamkan. namun tak seperti mereka, pemuda itu justru lebih merindukan kamar tidurnya daripada harus terjebak bersama pria yang tampaknya, memiliki tabiat dan kebiasaan marah-marah. "Aku juga tidak mau jika harus menikah dengan orang pemarah seperti kau, wahai pangeran." balasan itu bukan hanya mengejutkan Yuan wudi, melainkan seluruh anggota dua keluarga yang saat ini tengah menyaksikan pertengkaran keduanya. "Meskipun kau tidak meminta maaf, tapi aku sudah memutuskan untuk memaafkan ucapan mu barusan. Selain karena aku sudah kebal dengan kata-kata penuh hinaan itu, kebetulan aku juga sudah mengantuk. Jadi, bisa berikan jawabanmu sekarang juga? Cukup dengan berkata, ya atau tidak." "Tidak."

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido