My Swag Boyfriend

My Swag Boyfriend

  • WpView
    Reads 190
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 9, 2020
"Lo Raemi?" tanya seorang lelaki swag itu. "Hm," jawab singkat Raemi. "Lo gak cocok jadi manusia," katanya dengan gaya sok cool. "Maksud lo apa?" "Lo cocoknya jadi bidadari," katanya lagi sambil tersenyum menggoda lalu berjalan selangkah mendekati Raemi," Tapi juga gak cocok juga, sih, soanya lo cuek," tambahnya. Itulah salah satu petikan moment saat Raemi ingin sekali meninju muka sok keren yang putihnya seperti gamping. Setelah kejadian pertemuan mereka yang lumayan dramatis, tak disangka alam sedang merangkai sebuah kisah diantara mereka. Kisah mereka bukan yang pertama kali terjadi dalam kehidupan. Bukan tanpa alasan, mereka bertemu, ya, apalagi kalau bukan karena jodoh. Bagaiman Raemi si cuek dan Suga si swag bisa bersatu, bagai air dan minyak? Bacalah dan jangan lupa bernapas.
All Rights Reserved
#341
swag
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • (end) Pacarku adalah yang termanis di dunia
  • Oh Dev !
  • DATING WITH SUGA [ON PROCESS TERBIT]
  • I CHOOSE YOU
  • The Twin Hearts
  • Cold Seniors •END
  • Gara-Gara Sagara [SELESAI]
  • Bella ✔
  • troublemaker VS ketos! ✔
  • Love And Holidays

Suatu hari, teman sekamarnya di asrama sedang mendiskusikan gadis seperti apa yang paling lucu. Su Lin tidak mengucapkan sepatah kata pun dari awal sampai akhir. Dia menunggu mereka selesai lalu mencibir dengan jijik, "Menurut standarmu, kurcaci kecil yang agak cantik dan bodoh dianggap imut." - Kemudian, dia pergi ke jurusan Prancis untuk kelas elektif dan disodok dari belakang. Berbalik, dia melihat seorang gadis kecil. Mata besar, kulit putih, cantik dan pendek. Dia melihat.... sangat lucu. Lu Yuanyuan memandangi wajah tampan pria itu dan dengan hati-hati bertanya, "Teman sekelas, permisi, bisakah Anda membiarkan saya lewat?" Suaranya sangat kecil, nadanya cocok dengan orangnya, lembut dan lengket. ... .. Sangat lucu. Hati Su Lin hendak melompat keluar dari dadanya. Dia menekan emosinya dan menjilat bibirnya: "Oke, beri tahu namamu, kalau begitu aku akan membiarkannya."

More details
WpActionLinkContent Guidelines