Torehan Pena

Torehan Pena

  • WpView
    Membaca 744
  • WpVote
    Vote 27
  • WpPart
    Bab 8
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Nov 7, 2022
Beberapa memori menyeruak dalam kepala, yang ku butuhkan satu yaitu pena. Aku rangkai menjadi kisah, walau tidak sepenuhnya indah.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#6
sajaksedih
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • ALTAR RASA | END ✓ |
  • Luka Lara Luna || END
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • BAPER {SELESAI}
  • Diam
  • Diksi Dalam Sepi
  • Aksara Tak Bertuan
  • ABSURD QUOTES I
  • WITH YOU | END

Dalam pusaran semesta, Naray ńa Ascella dihadapkan pada sosok laki-laki yang hadir bak angan tentang malaikat berwujud fana. Dalam keheningan dunia yang meredup, ia muncul menjadi penawar, menjadi rumah di saat semua pintu tertutup rapat. Lelaki itu membimbing Rayna menelusuri liku-liku, menuju bahagia untuk dijamah. Ia menyulam keberadaan menjadi jalan setapak yang memimpin Rayna pada lentera, pada pengharapan yang terselip di ruam-ruam gelap. Namun Rayna sadar, tiada sesuatu yang abadi. Karenanya ia tak berhenti memohon agar semesta mengulur waktu, memberi ruang bagi mereka merajut kisah yang tertunda. Rayna ingin menyambut senja, menjahit puisi-puisi rindu, dan menyusun seluruhnya untuk pria yang menyandang pusat semestanya.. El Léor Arnawama Auriga. ___________________ Hanya sebatas kisah ilusi, Terimakasih telah menikmati... ___________________ 🏆rank 1 in #sanskerta 1 in #antologi 1 in #bait 1 in #usai 1 in #prosa

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan