We are Different

We are Different

  • WpView
    Reads 159
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 9, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
[⚠spiritual - teen fiction ⚠] [we are Different] :kita berbeda BLURB : Kenapa benih cinta ini muncul, saat aku mengetahui kita tak seiman. Perbedaan... Satu kata membuat hati ku sakit Seperti tersayat pisau, ini bukan perbedaan kasta atau perbedaan yang lain. Tak sejalan Dan tak seyakinan, itu yang membuat ku menyerah untuk tak mencintaimu lagi, aku hanya bisa berdoa di sepertiga malam Agar tuhan bisa menghapus rasa cinta ku kepada mu dengan seiring berjalan nya waktu. Tapii... Aku juga berharap kalau dia adalah laki-laki yang tertulis di lauhul mahfudz hamba Akan kembali berjuang dalam doa, Agar kelak di suatu hari nanti dia mampu mengucapkan dua Kalimah syahadat Dan menuju ke jenjang yang lebih serius yaitu menikah. Dan aku berharap, kita bisa bersama-sama menapaki jannah-nya dan menuju jalan yang Engkau ridhoi. __________
All Rights Reserved
#70
david
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Misunderstand
  • Langit & Bintang [END]
  • FRIENDzone (Completed)
  • Restu Tuhan
  • SENJA (Revisi 2023)
  • Dua Cinta (Our Promise)
  • Honestly Hurt [COMPLETED]
  • Ananta Bandhana
  • Till I Meet You

Aku mencintainya, tetapi karena sesuatu aku pergi meninggalkannya jauh dari hidupnya. Karena kepergianku yang tiba-tiba, aku menyesal mengapa tak ku dengarkan dulu penjelasannya. Mengapa tak ku tanyakan dulu apa maksudnya. Entahlah ini kesalah pahaman yang fatal menurutku. Aku bersembunyi selama lima tahun darinya, guna menyembuhkan hatiku yang terluka dan kecewa. Mungkin sekarang ia sudah bahagia bersama kekasihnya yang baru, entahlah. -Carissa Sabiyya Dalisha *** To: Carissa Sabiyya Dalisha Teruntuk kamu, orang yang masih selalu menghantui tidurku. Kemana kamu pergi, Ca? Aku merindukanmu disini. Apa kesalahanku hingga kamu meninggalkanku seperti ini? Bahkan saat aku kerumahmu tak kutemukan siapapun disana. Tolong kembalilah, aku ingin kamu menjadi jodohku, Ca. Bukan bermaksud mendahului takdir Tuhan. Aku hanya mengusahakan kita kembali seperti dulu. Aku terlalu mencintaimu, hingga saat kamu pergi hatiku tak mampu mencintai siapa pun lagi. Ketahuilah bahwa sampai kapan pun kamu itu tetaplah kekasihku. Entah kapan kamu akan membaca dan membalas pesanku ini, tetapi satu yang harus kamu tahu bahwa aku akan tetap menunggu walau harus sepuluh tahun lagi ataupun seribu tahun lagi. Ku tetap menunggumu, Carissa. From: Fikhar Daneer Allam Copyright©2020 By Intan Wahyu Andini

More details
WpActionLinkContent Guidelines