Ayah dan Gadis Kecilnya

Ayah dan Gadis Kecilnya

  • WpView
    Reads 868
  • WpVote
    Votes 81
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 27, 2022
WpInfo
Fanfic
1Direction
Sang gadis tahu betul bahwa ayahnya sangat mencintai dan menyayangi dirinya. Ia tidak pernah meragukan hal itu. Ayahnya adalah orang yang sangat lugas dalam mengungkapkan perasaan, begitu juga dengan rasa cinta terhadap anaknya. Ketika sang gadis melihat lockscreen handphone ayahnya, ia jadi semakin meyakini kebenaran itu. Ketika kepergian ayahnya tiba, netra sang anak tidak berhenti mengalirkan air mata. Ini adalah kesedihan terbesar yang akan terus terukir dalam ingatannya. Namun, hati sang gadis tidak serta-merta merasa hampa. Sebaliknya, ia menjadi lapang dan penuh dalam satu waktu. Ia tahu ayahnya tidak akan pernah pergi jauh dari hatinya. P.S: Kumpulan cerita ini aku dedikasikan untuk ayah tercinta yang kini telah pergi mendahuluiku ke surga. Terimakasih yang telah meluangkan waktunya untuk membaca cerita sederhana ini dan vote dari kalian sungguh sangatlah berarti. Terimakasih banyak🌻
All Rights Reserved
#652
kenangan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Di Bawah Langit yang Sama, Tanpa Jejakmu
  • I Love My Stepbrother 2 ✔
  • HIDDEN I (The End)
  • 30 Menit TERAKHIR
  • LOVE AND FRIENDSHIP ( R & J : 1 )
  • ALLER
  • Mengalah? Gak papa (END)✔
  • Sebuah Dandelion dari 056

Ada kalanya, cinta bukanlah sebuah pilihan, melainkan sebuah takdir yang tak terhindarkan. Terkadang, kita bertahan bukan karena kita ingin, tetapi karena ada sesuatu yang lebih besar yang harus dijaga-meski harga yang harus dibayar adalah kehilangan yang tak pernah terungkap. Hampir dua puluh tahun sudah berlalu, dan aku masih bertanya-tanya, apakah semua yang aku lakukan selama ini pernah berarti? Di hari yang seharusnya menjadi milik kami berdua, semuanya hancur tanpa suara. Pergi tanpa jejak, tanpa alasan yang cukup untuk kujelaskan. Kini, aku hanya punya kenangan yang tak pernah bisa aku raih kembali. Satu-satunya yang tersisa hanyalah sebuah perjalanan yang tak pasti, meninggalkan aku terdampar di bawah langit yang sama, namun terpisah oleh waktu dan ruang. Mungkin, cinta itu tidak selalu tentang memiliki-kadang, itu tentang melepaskan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines