Lentera Biru di Ujung Jalan

Lentera Biru di Ujung Jalan

  • WpView
    Reads 65
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 8, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Hai pembaca yang budiman, novel ini mengisahkan dua gadis kembar yang menjalani hidup yang masing-masing sangat berbeda yang sejak lahir mereka ditakdirkan untuk hidup terpisah. Selamanya. *** Aku adalah bagian dari dirimu yang kau buang jauh dari hidupmu. Kau akan tahu siapa aku dan kenapa kau juga bagian yang bersalah atas semua penderitaan ini. Tapi ini bukan waktunya. Kau harus menyaksikan banyak kesialan dari hidupmu, perempuan misterius itu berkata dengan setengah senyum yang dipaksakan kepada Laras yang mematung karena terheran dan ketakutan. Setahunya ia tak punya riwayat punya seorang musuh. *** Aku sudah menemukannya. Jangan ikut campur lagi. Aku akan membawanya kepada ayahku dengan caraku sendiri, tutur Hanna. Benarkah? Dengan sifatmu yang seperti itu? Aku tak lihat kamu punya kualitas seperti itu untuk meyakinkannya ikut denganmu. Yang ada kamu pasti menyeretnya dengan paksa, balas Fabio dengan wajah datarnya. Tentu aku sangat berterima kasih atas segala bantuanmu. Tapi tolong untuk saat ini biarkan aku yang menyelesaikan sisanya. Jangan mengguruiku seperti ayahku. Aku sudah muak ocehan dan kekhawatiranmu yang tak berdasar, Hanna berkata dengan berat. Kita lihat saja sampai mana kamu mampu. Jangan hanya bicara. Buktikan saja semua omonganmu. Jika sekali saja aku melihatmu melemah, kamu tak boleh lagi ikut campur, tandas Fabio.
All Rights Reserved
#149
writer
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SENYUMAN TERAKHIR (On-going_Revisi)
  • ASAVELA KIARA
  • QODARULLAH
  • Become Baby Boy✓
  • LENGKARA
  • Thank You For Everything [BoelxYaya]
  • Maaf' (Revisi)
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • ALEYA~~

"Jangan pernah salahkan diri kalian atas kepergian ku, karna ini adalah jalan dan juga takdir yang kupilih. Jika ada yang perlu di salahkan maka itulah aku." "Datanglah jika kalian benar-benar merindukan-ku, tapi ingat satu pesan dari-ku. Jangan pernah menangis di atasnya karna aku tidak menyukai itu." "Jika kalian ingin mendengar detak jantung-ku maka datang lah pada seseorang yang memilikinya." "Dan jika kalian bertanya apa yang sedang kulihat sekarang! Maka tanyakanlah pada dia yang mendapatkannya." "Aku titip anggota tubuhku pada kalian, maka ku mohon! jagalah pemberianku dengan baik." __________________ ⚠️ Cerita ini hanya imajinasi dari penulis dan murni dari pemikiran saya sendiri selaku penulis tanpa ada mencontek ataupun menjiplak dari karya penulis lain ⚠️ saya minta maaf jika ada kesamaan dengan cerita yg lain baik dari segi penulisan ataupun alur cerita 🍁 dan bagi yg baca saya ucapkan terima kasih karna sudah mau berpartisipasi dalam dunia kehaluan saya 🤣 dan jangan lupa tinggalkan jejak 🥰 @mentarisenja_225

More details
WpActionLinkContent Guidelines