VENDETTA REVISI - UN PUBLISH

VENDETTA REVISI - UN PUBLISH

  • WpView
    Reads 53,015
  • WpVote
    Votes 182
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureComplete Sat, May 23, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
WARNING 21+ Luiza, seorang gadis kuat dan determinan, mencari kebenaran di balik hilangnya, Banks. Sang ayah. Petunjuk mengarah pada Dexter, yang terlibat dalam insiden masa kelam. Luiza mengungkapkan rahasia gelap dan konflik yang memuncak, membawanya ke persimpangan antara dendam, pengkhianatan, pengampunan, dan cinta yang tidak terduga. TAHAP REVISI
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sekali Lagi, Please!
  • CRAVE
  • Dangerous Secretary || 21 + Thursday
  • 𝐀𝐂𝐂𝐈𝐃𝐄𝐍𝐓𝐀𝐋𝐋𝐘 𝐒𝐋𝐄𝐄𝐏𝐈𝐍𝐆 𝐖𝐈𝐓𝐇 𝐀 𝐇𝐈𝐃𝐃𝐄𝐍 𝐇𝐄𝐈𝐑𝐄𝐒
  • Little Lady [END]
  • Love You This Much
  • Beneath His Touch 🔞
  • SUGAR DADDY- PCY▽
  • Surrender of Fault

⚠️ Adult only, be a wise ⚠️ Kehidupan Daya seperti dikutuk dan terlahir hanya sebagai penonton bagi kehidupan sukses orang-orang disekitarnya. Ia sudah kepala 3 dan belum juga menikah, pacar pun ia juga tidak punya. Sudahlah pula ia menjadi tulang punggung untuk kedua orangtuanya dari pembagian gaji yang tidak seberapa. Hingga suatu hari ia bertemu dengan Luqy, pria kaya pemilik toko sembako dari masa lalunya yang telah berubah 180 derajat. Dewasa, mapan, dan terlalu memikat untuk diabaikan. Masalah baru muncul setelah ia menyadari bahwa Luqy adalah paman dari sahabat karibnya, Meysie. Seperti ditusuk kilat petir kesadaran, wajah Meysie berubah. "Ya ampun... Jangan-jangan kamu naksir Om ku, ya? Sekolah tempatmu kerja kan sebelahan dengan Tokonya Om" Aku tercekat. "Aku naksir? Siapa?" "Luqy! Om ku! Astaga, pantes kamu marah-marah tadi!" Aku membuka mulut, lalu menutupnya lagi. "Dia... Om kamu?" Meysie mengangguk. "Adik Mamaku. Udah tinggal di sini sejak pindah ke kota. Ya ampun, kamu kira aku pacaran sama dia?" Akankan kesempatan kedua itu mereka dapatkan lagi? Sumber Cover by Pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines