Memory From TARAXACUM

Memory From TARAXACUM

  • WpView
    Reads 89
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 9, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"Lo tau apa itu taraxacum?" tanya Hilmi Aldevano. "enggak" ucap Denata Kartodirdjo sambil melihat indahnya sinar matahari di taman bunga dandelion diatas bukit favoritenya. "Taraxacum itu nama itu ilmiah dari bunga dandelion dan Taraxacum itu mirip lo" ucap Hilmi sambil melihat wajah Denata. "Apa samanya" tanya Denata. "Ya sama sama indah, walau telah terbuang namun tetap bangkit untuk terbang bersama angin demi membuat orang lain bahagia" ucap Hilmi tersenyum. ______________________________________ Cerita ini bercerita tentang seorang gadis biasa biasa saja yang tidak pernah malu atas status/kodrat keluarganya di sekolah Phoenix International school, sekolah bergengsi dengan siswa siswi yang pintar serta kaya raya, Denata hanyalah siswi penerima beasiswa disana _______________________________________ #2 hilmi[12.01.2020] #7 Dandelion [24.01.2020] Cover by: me. || Enjoy || By: Sagittgurl
All Rights Reserved
#2
hilmi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Arsyilazka
  • GERALDI [SUDAH TERBIT]
  • Oh My Killer Teacher (END)
  • GavinZel [END]
  • New Life As Undead {REVISI}
  • My Cold Prince (END)
  • Possessive Badboy [END]
  • Destiny [COMPLETED]
  • IGNITES (END)
  • ANTARES

Kisah kehidupan seorang gadis dari keluarga menengah yang mencintai seorang pria sejak ia masih kecil namun karna penolakan yang di dapatkannya saat ia berumur 10 tahun kala itu membuatnya mengubur harapannya untuk bisa bersama pria itu. Namun takdir berkata lain, saat SMA mereka kembali satu sekolah di mana si pria ini menjadikan gadis malang ini sebagai bahan taruhan dengan teman-temannya. 🍁 "Gila aja Lo!, gue? suka sama cewek kamseupay gitu? Gak banget!" kata Azka dengan wajah yang diangkat angkuh. "Jilat ludah sendiri tau rasa" kata Nathan sambil memainkan handphonenya. "Gue gak bakalan suka sama dia, dia bukan selera gue banget, dia itu cupu, miskin, tepos lagi. Lo tau sendirilah selera gue kayak gimana" kata Azka sambil mengambil lalu meminum minuman milik Nathan yang berada tepat di depannya. Deg "Harusnya aku gak usah berharap lebih" 🍁 "Aku udah punya pacar Kak, jadi aku harap kakak gak ganggu aku lagi" Deg "Lo ngomong apa sih La" kata Azka terkekeh sumbang. "Stop bersikap seakan-akan kakak ada rasa sama aku, aku udah punya pacar, jadi tolong berhenti ikutin aku!, kita udah putus kak" 🍁 Bagaimana kelanjutan hubungan mereka? 🍁 Cerita ini Murni Karangan aku sendiri, Jadi Plagiat menjauh yaaa :) Kamu tidak akan pernah bisa maju jika hanya menjadi seorang penguntit 😌 Bijak dalam membaca Karya kedua akuuuu :) semoga suka deh yaaa😊

More details
WpActionLinkContent Guidelines