Story cover for ELANG by salwatbn24
ELANG
  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Jan 09, 2020
Elang Maheswara seorang putra tunggal yg hidup akan kurangnya perhatian dan kasih sayang dari orang tuanya yg hanya sibuk mementingkan karir ny sendiri. 
Udh ah gamau spoiler KALAU MAU TAU KELANJUTAN NY GMN? OPEN AND READING!?!?! 

Jangan lupa buat Vote and Comment ya, thank you!
All Rights Reserved
Sign up to add ELANG to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
ELGITA  (TERBIT) cover
I Choose You cover
You're just my son. but, why? [NOHYUCK] cover
Semesta (offGun) cover
Marriage Contract (Lingorm) cover
Cintai Aku Hingga Senja Usai (TAMAT) Open PO cover
ELEA cover
Mas! || ThomasKong✔ cover
Perjalanan Cinta  { FREFLO }  END cover

ELGITA (TERBIT)

66 parts Complete Mature

Warning ❗Plis, no copy paste/plagiat cerita orang❗sebelum membaca Vote dan follow. ⚠️ Sebagian part di hapus untuk kepentingan penerbitan. Jika ingin membaca lebih lengkapnya, bisa membeli novelnya melalui marketplace shopee penerbit: rangkai_media.id ⚠️ Gita hanya ingin hidup seperti remaja lainnya. Bersekolah, menari dan dicintai keluarganya, tapi dunia tak seindah itu. Dipaksa bertahan di rumah yang tak pernah menganggapnya anak . Gita hidup dibawah bayang - bayang kekerasan fisik dan batin. Di sekolah pun dia tak menemukan pelarian. Sahabat yang dulu dekat, kini berubah menjadi pelaku perundungan yang melukai. Sampai akhirnya, Elvan hadir. Pemuda asing yang melihat luka yang tak semua orang peduli. "Kalau mau nangis, nangis aja. Gak usah ditahan." "Menangis ngak bikin lo lemah. Kadang itu yang bikin lo bertahan." Di antara luka, hujan, dan tarian yang dipaksakan tetap indah. Gita belajar satu hal penting, bahwa bertahan bukan soal kuat atau tidak, tapi soal berani mencintai diri sendiri meski dunia terus menolak. "Aku juga pengen ngerasain pelukan dari orang yang aku panggil Mama..." "Apa Gita begitu menjijikan sampai kalian ngak mau makan satu meja pun denganku?"