"Lo tau kan, Bi. Yang lo lakuin ini salah."
" Bi, gue sayang sama lo. Kalau lo mau kembali, gue selalu disini. Cepat pulang.."
"Anak mama, sayang.. Jaga kesehatan kamu ya, nak. Kamu harus kuat, Mama cuma pergi sebentar, nanti kita pasti ketemu lagi. "
"Kak, aku butuh kakak. Aku harus gimana, kak ... Aku capek, mau mati... "
"ANAK SIALAN! LIHAT KAMU! JADI BEGINI, HARUSNYA DARI DULU KAMU MATI AJA!!"
_______________
Hari Esok Lagi, berkisah tentang sebuah asa yang dirajut dengan seluruh jiwa oleh seorang manusia pendosa. Tentang bagaimana sakitnya rasa kehilangan bisa mengubah seseorang, dan lembutnya kasih sayang akan membawanya kembali.
Biantara Mahesa Putra, Sulung yang gagal menjadi tiang. Berjuang melawan adiksinya terhadap Zat euphoria. Menemukan cinta nya dan kembali pulang dengan keluarganya.
p.S : akan mengandung kata kasar, kekerasan, Self-Harm, sex bebas dan lainnya.
Jika ada kesamaan nama, tempat, latar belakang atau apapun mohon maaf. Karena tulisan ini murni datang dari ilham penulis dan bersifat fiksi. Jika ada saran atau kritik bisa di sampaikan melalui DM.
Selamat Membaca..
Tertanda,
Roey
09 Januari 2020 [ On Going ]
"Sekalipun hamil anak gue, lo pikir gue bakal peduli?"
Ucapan terakhir sebelum cowok brengsek itu pergi.
Gadis sebatang kara itu pun akhirnya berjuang sendiri melahirkan anaknya tanpa suami. Menjadi ibu tunggal bukanlah hal mudah, apalagi lambat laun sang anak selalu bertanya tentang keberadaan ayahnya.
"Mommy, Al selalu doa sebelum bobo. Diulang tahun Al yang ke 5 nanti, papa pulang terus bawain Al boneka dino."
Ibu muda itu hanya menangis, seraya memeluk anaknya. Lalu bagaimana jika ternyata sang ayah juga sebenarnya menginginkan Al.