Cukup Diam (Revisi)

Cukup Diam (Revisi)

  • WpView
    Reads 269
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 16, 2020
Kenyataan nggak akan bisa berubah, walaupun kenyataan ini membuat diri ini sakit. Dengan cara diam aku yakin bisa melewati kenyataan ini. Cukup diam untuk hari ini esokk dan seterusnya jangan. Kenyataan yang di Terima syakila yang langsung dia dengar dari mulut orang yang sangat dia sayangi, yang sangat dia cintai, membuat hati nya terasa sesak. Diam seribu bahasa adalah caranya Syakila meyakini setiap kesedihan dan kekecewaan pasti akan datang kebahagiaan Dan itu benar adanya Sejak mengenal -dia hatinya terasa tak menentu, syakila tidak pernah membayangkan jika hatinya terasa tak menentu sebelumnya dia tidak pernah merasakan hatinya seperti ini, bahkan sikap syakila kian hari kian berubah dari hari hari sebelumnya entah apa yang dimiliki seorang lelaki itu sampai sampai membuat syakila seperti itu. **** "Apa bedanya kamu sama matahari? Kalo matahari menyinari bumi kalo kamu menyinari hatiku" Ujar galang sambil mengedipkan sebelah matanya "Beribu-ribu pohon beringin hanya satu pohon randu Saat malam terasa dingin Hanya wajahmu yang aku rindu" Balas Juno kepada galang sambil menaik turunkan sebelah alisnya Galang dan Juno pun tertawa terbahak-bahak "Gila lo pada kelamaan jomblo kayak nya, jadi kayak gini" Galang dan Juno melihat jengah ke arah vega (penasaran dengan cerita nya? yuk baca aja langsung)
All Rights Reserved
#222
teenfanfiction
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • langit biru
  • DIA LANGIT KU
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • TUBUH GADIS NERD [END]
  • [BUKAN] Couple Goals 2
  • ALDIR (SEGERA TERBIT)
  • Memories in Moon
  • VALERIE : NOT AYUNA [ rombak Ulang ]
  • save me

Setiap pertemuan pasti ada perpisahan, siap tidak siap kita harus siap. Jalan takdir yang berbeda mengantarkan mereka pada sebuah pertemuan, dua insan yang tak saling kenal itu bertemu untuk yang pertama kalinya. Hari berganti bulan, bulan berganti tahun hingga seterusnya sampai benih benih cinta diantara mereka bertemu. "Lang kalau aku jadi bulan kamu jadi apa?" "Hmm akuuuu... Aku langit nya." "Kok langit sih kan masih ada yang lain bintang atau senja gitu." "Kamu pernah liat langit ninggalin bulan?" Perempuan itu menggeleng. "Pernah liat langit ninggalin bintang?" "Nggak pernah langit" ucapnya masih sedikit bingung. "Jadi kamu ngerti kan kenapa aku mau jadi langit?" Langit menatap lekat wajah perempuan di depanya. "Jadi kamu nggak bakalan ninggalin aku kan?" "Sesuai nama aku ( langit) aku nggak akan pernah ninggalin kamu". Langit mencuim kening keyra, memberikan pelukan yang hangat kepada gadis itu. *jangan takut akan sebuah perpisahan, karena sejatinya perpisahan adalah bagian dari pertemuan* (Gimana jalan cerita cinta keyra dan langit? Mau tau akhirnya. Baca dulu awalnya 😀)

More details
WpActionLinkContent Guidelines