What Am I ?

What Am I ?

  • WpView
    Reads 313
  • WpVote
    Votes 33
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 31, 2021
Apakah kamu akan tetap mencintainya meski cintamu itu justru membunuhmu secara perlahan. Kamu terlalu fokus melihat dia yang kini tak sekalipun memiliki perasaan untukmu bahkan berbalik membencimu. Sampai kamu lupa kalau kamu memiliki seseorang yang selalu ada untukmu dan mendengar semua ceritamu. "Jangan mencintaiku, jangan menungguku, jangan berlari ke arahku, kumohon... tolong pergilah menjauh dariku." -Jonah "Berbaliklah, aku tahu kamu lelah dan aku disini tepat di belakangmu. Pulanglah ke pelukanku yang selalu kau anggap rumah, pelukku akan selalu menjadi milikmu kalau kau lupa." -Daniel
All Rights Reserved
#72
ballerina
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BarraKilla
  • Ex or New? [REVISI]
  • conviction ➹ daniel seavey [✔]
  • 𝐟𝐨𝐫𝐠𝐨𝐭𝐭𝐞𝐧 | djs
  • Misunderstand
  • Sebelum Pelukannya Membuatku Tertidur
  • Excessive Obsession

LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!

More details
WpActionLinkContent Guidelines