Story cover for 00:00 by kurniabayu92
00:00
  • WpView
    Reads 930
  • WpVote
    Votes 111
  • WpPart
    Parts 14
  • WpView
    Reads 930
  • WpVote
    Votes 111
  • WpPart
    Parts 14
Ongoing, First published Jan 10, 2020
"Pintu terkunci!" kata Indri, salah satu trio XI IPA 3. 
	"Sudah kubilang ini mencurigakan!" kata Andela. Bram langsung menuju pintu belakang di dekat kamar mandi. 
	"Sial! Pintu belakang juga terkunci!" kata Bram dari dekat kamar mandi dan lansung mendekat ke arah kami lagi. 
	"Situasi macam apa ini sebenarnya?" kata Lia, aku tak pernah melihat ia sebingung itu. Biasanya ia selalu ceria dan tersenyum pada siapa saja. 
	Belum sempat pertanyaan kami terjawab. Lampu aula mendadak mati. Tak lama kemudian, dentang jam di ruang guru berbunyi keras. Jantungku seakan berhenti, aku kaget, ada sedikit rasa takut yang entah berasal dari mana. Setelah beberapa saat, jam itu berhenti berbunyi dan lampu kembali menyala. Kulihat semuanya diam, menatap kosong. Lia, Andela, trio XI IPA 3, mereka semua terduduk dan menatap ke arah yang tak jelas. Semua diam, termasuk Nano yang biasanya juga selalu ramah terhadapku. 
	"Apa yang terjadi?" kataku, aku memang merasa agak takut, tapi takut karena apa? Apa karena mati lampu? Atau karena dentang jam pergantian hari? Atau karena apa? Apa aku terlalu bodoh untuk mengerti ketakutan juga? 
	"Kita hentikan omong kosong ini!" kata Bram yang membetulkan bandonya dan rambut panjangnya, ia berjalan ke arah pintu dan membukanya. Kali ini pintu tak terkunci. Namun semua yang melihat ke arah pintu yang terbuka kali ini menjerit. Jerit ketakutan dan kengerian. 
	Bagaimana mereka tak ketakutan? Indra, si ketua OSIS, tergantung dengan leher terjerat tali. Ia tak bergerak, persis di depan pintu. Matanya yang terbuka dan mulut yang sedikit ternganga membuatnya terlihat tragis. Ia mati.
All Rights Reserved
Sign up to add 00:00 to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
"Bisikan Senior di Lorong Sunyi" by apriani200
22 parts Ongoing
Namaku Amira, tapi aku lebih suka dipanggil Mira. Aku baru saja menginjakkan kaki sebagai mahasiswa baru di sebuah fakultas yang terkenal-atau lebih tepatnya, ditakuti-karena senioritasnya yang begitu kuat dan tak kenal ampun. Aku pikir setelah melewati masa PKKMB yang melelahkan itu, hidupku akan mulai berjalan normal, seperti yang kudengar dari cerita teman-teman. Tapi aku salah. Sangat salah. Keesokan harinya, saat pelajaran baru saja selesai, kami dipanggil oleh para senior. Pertemuan pertama berlangsung di dekat kolam perpustakaan yang rindang, tempat yang seharusnya menenangkan, tapi malah membuat dada ini berdebar tak karuan. Suasana terasa tenang, tapi mataku menangkap ada sesuatu yang tak biasa-sebuah bayang gelap yang mengintip di balik senyum mereka. Hari-hari berlalu, dan tempat pertemuan kami bergeser ke lorong yang sunyi dan gelap. Lorong itu seperti ruang antara dunia nyata dan mimpi buruk. Bau lembap yang tajam menusuk hidung, nyamuk beterbangan seperti bayangan yang tak pernah lelah mengawasi, dan lampu remang yang membuat setiap bayangan jadi dua kali lebih menyeramkan. Setiap kali kami dikumpulkan di situ, aku merasa seolah-olah ada mata yang mengintai dari kegelapan, membidik dan menilai. Bisikan-bisikan samar para senior, tatapan dingin yang menusuk tulang, membuatku bertanya dalam hati: apakah ini benar-benar untuk melatih mental, atau sesuatu yang jauh lebih gelap? Aku, yang tubuhnya lemah dan sering sakit, merasa terjebak di tengah tekanan yang menyesakkan. Di antara teman-temanku-Ani yang pendiam tapi kuat, Aini yang selalu cemas, Olifia yang berusaha tegar, dan Ratih yang tak pernah berhenti berharap-kami saling menggenggam tangan dan hati, mencoba menguatkan satu sama lain. "Tapi aku tahu, bisakah kami bertahan?" Bisakah kami tetap berdiri tegak saat bayang-bayang senior terus membayangi dan bisikan itu berubah menjadi ancaman? Atau akan kah kisah kami berakhir di lorong sunyi itu, di mana keberanian diuji dan ketakutan menjadi penguasa?
JINGGA 3 (BAB 1 s/d BAB 32).. END ✔️ by mint__earth
34 parts Complete
Cerita ini melanjutkan dari Jingga 1 dan Jingga 2. Berawal dari tiga sahabat dan tiga mahasiswa bernama Yasa, Indra dan Evan yang menempati kostan dengan bangunan yang terlihat tidak begitu modern. Setelah mengetahui kejadian yang di alami oleh Jingga dan temannya bernama Aldo mereka akhirnya mendatangi makam Jingga dan mendoakannya. Namun Teror kembali terjadi pada Yasa, Evan, Aldo, Icha dan Vika. Mereka selalu di hantui dan mendapat kejutan-kejutan mistik yang tidak terduga. Apakah maksud Jingga yang masih saja meneror mereka, apakah yang Jingga ingin sampaikan? Siapakah yang meneror Yasa? Apakah Setelah Indra meninggal, apakah ada yang menggantikan posisi Indra? Atau siapakah mahluk lain yang menghantui Yasa dan teman-temannya? Bagaimana kelanjutan ceritanya? Ikuti petualanangan baru ini yang semakin menegangkan, dengan bumbu komedi yang bikin kamu cekikikan. *Jika kurang paham dengan cerita ini bisa membaca terlebih dahulu cerita Jingga yang sebelumnya. (Jingga pertama dan Jingga ke 2) *Mohon maaf apabila ada pengucapan, atau nama tokoh, lokasi, ataupun adegan yang sama, karena cerita ini sebagian hanya sebuah imajinasi saya dan "beberapa bagian yang pernah saya alami." *Mohon maaf apabila terdapat huruf, tanda baca dan kalimat yang kurang baik. Semua ini semata proses pembelajaran untuk lebih baik lagi. *Ilustrasi gambar hanya sebagai gambaran, bukan kejadian yang sebrnarnya. Karena saya memasukan unsur gambar agar mudah menyampaikan sebuah gambaran cerita. *Cerita ini murni untuk menghibur para penikmat cerita horor dengan nuansa komedi. Karena ini adalah sebuah karakter yang saya bangun dan kembangkan. *Selamat menikmati cerita ini. Jangan lupa boleh di tekan tanda bintang, di koment hal-hal positif dan di simpan sebagai koleksi Reading List kamu. Salam Hormat! 🙏😇🙌 @Mint_ice
You may also like
Slide 1 of 8
GIRL IN THE SHADOW cover
"Bisikan Senior di Lorong Sunyi" cover
JINGGA 3 (BAB 1 s/d BAB 32).. END ✔️ cover
ASRAMA NIRMALA (Hiatus) cover
Bitter Memories√ cover
sekolah berdarah cover
Koridor Sekolah ✔ ||  (TELAH TERBIT) || cover
Mistery Love cover

GIRL IN THE SHADOW

4 parts Ongoing

Naura Kahiyang, gadis cerdas yang baru saja lulus SMA, bersiap memasuki babak baru kehidupannya di Universitas Luminara-kampus elit bergengsi di jantung Jakarta. Bersama kakak angkatnya, Jolina, Naura berharap bisa menjalani kehidupan kampus yang tenang dan menyenangkan. Tapi satu hal yang tak pernah bisa ia tinggalkan adalah kemampuannya melihat hantu. Dari kecil Naura hidup berdampingan dengan dunia tak kasat mata, tapi ia belajar mengabaikannya. Hingga sebuah kejadian mengerikan di hari pertama masa orientasi membuka pintu menuju rahasia kelam kampus Luminara-kutukan yang selama bertahun-tahun membayangi Presiden Mahasiswa, dan arwah-arwah gelisah yang tak pernah benar-benar pergi. Bersama Serena, gadis misterius yang menyimpan rahasia serupa, Naura mulai menelusuri jejak-jejak kematian, pesan dari alam gaib, dan kehadiran roh yang ingin bicara atau membalas dendam.