Fixing A Broken Heart

Fixing A Broken Heart

  • WpView
    Reads 653,745
  • WpVote
    Votes 90,538
  • WpPart
    Parts 43
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 6, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Lepas dari bayangan cinta tak berbalas saat berseragam putih abu membuat Aira merasa hidupnya mulai berjalan di arah yang benar ketika pindah ke Bandung. Dia tidak pernah mengira kalau takdir berkata lain. Arga yang pernah bahkan masih menghadirkan sepatah kata harap muncul kembali. Tidak hanya tinggal di kota yang sama, lelaki itu merupakan tetangga barunya. Dan kejutan belum berhenti di sana saat Rakha, saudara kembar Arga tidak berhenti menganggunya. Dia memiliki kunci rahasia hati Aira. Apakah Aira berhasil membangun impian dengan Arga di kesempatan kedua atau merelakan hatinya patah dan terisi sosok lain?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dokter Spesialis Mantan [ON GOING]
  • Yang Tersisa Dari Cinta [ END ]
  • Diary Raka [Selesai]
  • Perhatian Yang Menumbuhkan Cinta
  • DEAR SERA [ENDING]
  • Kala Cinta Bertumbuh dan Berlabuh [COMPLETED ✔️]
  • Dear Baskara [End]
  • RAKA
  • Kita Beda Tuhan [TAMAT]

"Yang nggak pernah benar-benar selesai, justru yang paling susah dilupakan." - Nayyara Tujuh tahun. Itu waktu yang Nayyara habiskan untuk mencoba sembuh-dari luka yang bahkan tak sempat diberi penutup. Luka yang diam-diam ia bawa sejak bangku kuliah kedokteran, hingga kini menyandang gelar spesialis. Luka bernama Adrian Baskara-mantan yang pergi tanpa kata, tanpa perpisahan. Hanya hilang. Begitu saja. Sialnya ketika ia merasa telah pulih, semesta mengajak bercanda. Sebuah mutasi mendadak menjatuhkannya dari puncak karier di rumah sakit elit Jakarta ke pelosok desa di Jawa Tengah. Desa asing yang lebih percaya ramuan dukun ketimbang resep dokter, lebih patuh pada mitos ketimbang medis. Nayyara datang sebagai penyintas-asing, tersesat, nyaris patah. Tapi ia bertahan. Ia belajar hidup dari nol. Ia kira, itu sudah cukup berat. Sampai... Adrian muncul. Kini pria itu berdiri di hadapannya-dengan senyum sabar, tatap mata yang dulu menenangkan, dan seorang anak kecil yang tak sengaja memanggilnya, "Ayah." Nayyara ingin pergi. Meninggalkan desa ini. Menjauh dari kenangan yang kembali bernyawa. Tapi hati bukan peta yang bisa digariskan lurus-lurus saja. Luka lama belum sembuh, rahasia lama belum selesai. Dan pertanyaan itu terus menghantui: Kenapa Adrian pergi tanpa pamit dulu? Dan... kalau cinta yang lama mati ternyata belum benar-benar terkubur, bisakah Nayyara mencintai lagi-tanpa takut patah untuk kedua kalinya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines