Fixing A Broken Heart

Fixing A Broken Heart

  • WpView
    Membaca 653,743
  • WpVote
    Vote 90,538
  • WpPart
    Bab 43
WpMetadataReadDewasaBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Nov 6, 2021
WpInfo
Fiksi
Romansa
Lepas dari bayangan cinta tak berbalas saat berseragam putih abu membuat Aira merasa hidupnya mulai berjalan di arah yang benar ketika pindah ke Bandung. Dia tidak pernah mengira kalau takdir berkata lain. Arga yang pernah bahkan masih menghadirkan sepatah kata harap muncul kembali. Tidak hanya tinggal di kota yang sama, lelaki itu merupakan tetangga barunya. Dan kejutan belum berhenti di sana saat Rakha, saudara kembar Arga tidak berhenti menganggunya. Dia memiliki kunci rahasia hati Aira. Apakah Aira berhasil membangun impian dengan Arga di kesempatan kedua atau merelakan hatinya patah dan terisi sosok lain?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Camera
  • Heart of the Sky
  • Out of Her League |Lesbian Story|
  • Graveyard, Backyard
  • Pride {l.s.}
  • Grey's Tribute
  • The Almost Summer
  • Mr. Forgettable #Wattys2016
  • Mondo Pastello | girlxgirl | Completed♕
  • MY BEST FRIEND IS A SECRET AGENT, Book 1: How Chip Became CHIP and Foiled the...
Camera

My escape from Springfield, Massachusetts, came in the form of an exchange program to New Delhi, India, one plane ticket for 11:00 am on the thirteenth of July. I left, taking a big suitcase and my camera. I told myself I left for the experience I'd have there, but maybe I left because of the experience I'd had here. I don't know. All I know is that I left, and then I met Maya Sumedh. Luke Waters came into my life at 12:00 pm on the fourteenth of July, a Saturday. Probably the weirdest Saturday of my life - I picked up a cute guy from the airport, was in a car crash and stayed up the whole night talking to said cute guy. Maybe I even fell in love but I didn't know it until much later. All we had was four months and camera. A camera which proved more important than we ever imagined.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan