Pelangi Hati

Pelangi Hati

  • WpView
    Reads 197
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 9, 2020
Alyssa Kirania Azzarah Aku sudah berusaha untuk belajar ikhlas dalam menerima semua takdir yang pernah menimpa hidupku, tak pernah sekalipun aku menyesalinya. Karena aku tahu apapun yang terjadi di dunia ini, pasti merupakan Kehendak dari Sang Maha Kuasa. Aku yakin Allah tidak akan pernah menguji umat-Nya sampai batas kemampuannya. Aku yakin suatu hari akan ada cahaya pelangi yang hadir untuk memberikan warna-warna yang indah di dalam kehidupaku setelah semua badai pergi berlalu. Verrel Davendra Pratama Aku menyadari jika selama ini sikap yang aku tunjukkan kepadanya itu salah... terlalu egois dan memaksa. Namun apakah aku keliru jika ingin mempertahankan sesuatu yang sudah menjadi milikku?? Dia adalah milikku dan sampai kapanpun akan terus begitu... Tak akan aku biarkan seorangpun datang untuk merebutnya, karena aku sudah menyadari jika dia merupakan bagian dari jantung kehidupanku. Aku pasti binasa jika dia menghilang dari sisiku....
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALVIN (On Going)
  • Discovery Of Love (Completed)
  • BAYANG SEMU [END]
  • DAKSA [END]
  • Love made us one;  EXO FAMILY
  • Bad Scene
  • Love Story About You
  • Antara Jarak Dan Waktu
  • GANENDRA(Tahap revisi) ✅
  • Dijodohkan dengan Guruku Sendiri (The End)

⚠️FOLLOW SEBELUM MEMBACA⚠️ [ Berkomentar dengan sewajarnya, hargai siapapun orangnya dan apapun yang ia tulis ] Belum di revisi. [TANDAI TYPO!!] ________ Carilah orang-orang yang bisa membawa kamu ke jalan yang seharusnya kamu lewati untuk sampai pada tujuan yang baik. Banyak orang jahat berkeliaran hanya untuk kesenangan mereka pribadi, bahkan dalam keluarga sendiri pun masih sering orang yang melampiaskan masalahnya pada anggota keluarga yang tidak tahu apa-apa. Dan diposisi inilah aku hidup sebagai anak perempuan tunggal kaya raya, tetapi miskin kasih sayang. Sampai akhirnya, aku dipertemukan dengan seorang lelaki tangguh yang mengubah kehidupan ku hampir sepenuhnya. Ia benar-benar berbeda dari ayahku, padahal banyak sekali orang yang mengatakan bahwa jodoh seorang anak perempuan adalah cerminan dari seorang ayahnya. Aku sempat percaya dan takut dengan pepatah itu, sampai aku tidak menginginkan berjodoh dengan siapapun karena takut jodohku sama dengan watak ayahku. Namun nyatanya, itu hanyalah tipu daya manusia. Aku sekarang tidak akan percaya dengan pepatah yang belum tentu ada buktinya. Meskipun begitu rumornya, aku akan tetap menyayangi kedua orang tuaku yang telah membesarkanku. Aku pikir penderitaan ku cukup sampai disitu, Namun ternyata aku salah besar. Ada saatnya kita ditinggalkan oleh orang-orang yang kita sayang selama di dunia ini, mereka telah kembali pulang ketempat yang sudah seharusnya menjadi rumah terakhir. Tidak ada yang abadi di dunia ini, semuanya hanya sementara, tinggalah tanah yang rata dengan dunia. Aku tidak sekuat dan seberuntung orang lain diluaran sana, selalu ada saja cobaan yang mendatangiku satu-persatu. Aku selalu berjuang mati-matian untuk kehidupan ku sendiri agar merasa lebih baik dari sebelumnya, tapi tetap saja aku tak pandai menyelesaikannya, aku berusaha untuk hidup dan bangkit sendiri dari keterpurukan ini. WARNING!: DILARANG COPY/PASTE CERITA INI KARNA INI MURNI KARYA SAYA, JIKA ADA YANG COPPAST LAPORKAN KEPAD

More details
WpActionLinkContent Guidelines