Awalnya gue nggak setuju sma perjodohan konyol ini,tapi mau gimana lagi?gue anak satu-satunya di keluarga gue,mungkin mereka mau yang terbaik untuk gue.
Tapi setelah berjalanya waktu gue mulai bisa menerina perjodohan ini,gue mulai mengenal dia lebih dalam,dan dia nggak kaya yang gue pikirkan,dia membosankan,kurang asik,nggak romantis,karena dia guru ipa gue,biasanya kan guru membosankan, nggak ada asik-asiknya,tapi kenyataannya dia sebaliknya kaya yang gur pikiran dia asik,romantis, harmonis,dia sabar.
Apakah dia sanggup menghadapi sikap sikap gue yang jauh berbanding dengan sikapnya? Seperti iya menyelesaikan rumus rumus Ipa?
Mau tau lanjutnya?ayo baca terus cerita kita,jangan lupa votenya ya reader's,vote kalian berarti buat kita.
#32 Social dari 323 23/1/20
Semua hal yang dipaksa baik dalam semua hal akan percuma juga , bagaimana dengan perjodohan? , Bukanya itu termaksuk pemaksaan juga? , Apalagi yang akan dijodohkan anak SMA
Akankah mereka akan tetap bertahan? atau berpisah? , Kita simak perjalanan putra untuk melelehkan hati suaminya Yang sangat keras itu , akankah putra berhasil? atau ia akan menyerah dan pergi? , Mati kita simak
Jangan lupa vote ye