One seven

One seven

  • WpView
    Reads 87
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 28, 2020
On going🔔 " Katanya kenangan pahit seharusnya menghilang dan kehilangan warnanya seiring berjalannya waktu". Dalam diam Juan terus mendengarkan perkataan Saffa sambil menatap lekat gadis itu. " Tapi nyatanya kenangan itu selalu berputar dikepala, bahkan tidak sama sekali kehilangan warnanya". Saffa mengalihkan pandangannya, menatap Juan yang juga tengah mematapnya.
All Rights Reserved
#136
masalah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Takdir Cinta [Completed]
  • FORGOTTEN PROMISE
  • Still You [END]
  • PACARNYA BOO (Sudah Terbit)
  • Destiny said. {BERSAMBUNG}
  • UNCERTAIN
  • DRABIA [END]
  • Gula - Gula
  • (Not) A Dream School (On Going)

"Kak,apa kakak tau apa yang lebih menyakitkan dari luka?" Wisnu menggeleng dan menatap manik mata Adiba lekat "Bekasnya,bekasnya takkan pernah hilang dan bekasnya yang mengingatkan kita akan luka lama yang menyakitkan,mungkin Adiba udah maafin kak Wisnu,tapi rasa kecewa yang Adiba rasain gak akan bisa hilang" Adiba tertunduk namun Wisnu paham apa maksud Adiba "Aku yang torehkan luka itu padamu dan meninggalkan bekas,aku juga yang akan mengobatinya"tegas Wisnu sambil memegangi kedua pipi adiba dan menatap lekat manik matanya "Apa ada jaminan akan ada pelangi setelah hujan?" "Aku jamin"

More details
WpActionLinkContent Guidelines